MMIX Tunjukkan Pabrik Baru, Kebut Transformasi ke Bisnis FMCG
:
0
PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX). Foto: MMIX
EmitenNews.com - PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) membuka pintu pabrik barunya bagi investor. Melalui kunjungan yang difasilitasi Ajaib, perseroan memperlihatkan langsung kesiapan fasilitas manufaktur PT Multi Nice Paper Indonesia (MNPI), yang menjadi motor transformasi bisnis MMIX ke sektor Fast-Moving Consumer Goods (FMCG).
Direktur Utama MMIX, Mengky Mangarek mengatakan kunjungan tersebut merupakan keterbukaan informasi bagi investor sekaligus memberikan gambaran arah pengembangan bisnis perseroan.
Seperti diketahui, MMIX menargetkan penjualan di tahun 2026 mencapai Rp388 miliar. Target itu ditetapkan seiring perusahaan melihat peluang industri popok bayi nasional yang diproyeksikan tumbuh dengan compound annual growth rate (CAGR) sekitar 11,6 persen selama periode 2025 hingga 2032.
“Kami ingin memberikan kesempatan kepada para investor melihat secara langsung MMIX terus bertransformasi menjadi perusahaan FMCG dengan kapabilitas manufaktur yang terintegrasi,” ujarnya, Rabu (29/7).
Mengky menerangkan, MNPI merupakan perusahaan patungan antara MMIX dan Fujian Nice Paper Hygiene Products Co., Ltd., produsen produk hygiene asal Tiongkok. Perseroan menyebut fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 900 popok per menit dan dalam pengembangan penuh ditargetkan memiliki 10 lini produksi dengan kapasitas sekitar 1,8 miliar popok per tahun.
Menurutnya, kehadiran MNPI diharapkan dapat memperluas portofolio produk, memperkuat rantai pasok, serta menjadi salah satu motor pertumbuhan perseroan dalam jangka panjang.
“Perseroan optimistis MNPI akan menjadi salah satu fondasi penting dalam memperluas portofolio produk, memperkuat ketahanan rantai pasok, meningkatkan daya saing, serta menciptakan pertumbuhan berkelanjutan,” pungkas Mengky.
Pada perdagangan Rabu (29/7), saham MMIX ditutup menguat 0,70 persen atau naik 5 poin ke level Rp720.
Related News
Kawal Momentum, MBMA Optimistis Jalani Semester II
Harga Turun 14% dalam Sebulan, Presdir TOWR Serok 2,57 Juta Saham
Hanna Fadel Muhammad Jadi Komut, Right Issue IRSX On The Track
MDKA Bidik Kinerja Lebih Kuat di Semester II, Ditopang Dua Proyek
Emiten Gocap (EPAC) Wacanakan Buyback & Rights Issue Jelang Aturan Rp1
Lampu Hijau OJK, ENRG Rights Issue IV Rp4,12T, Ini Jadwal Lengkapnya





