Mudahkan Masyarakat, Menteri Hadi Tjahjanto Buka Loket Pelayanan Pertanahan Akhir Pekan
:
0
Menteri Agraria dan Tata Ruang-Badan Pertahanan Nasional Hadi Tjahjanto. dok. Merdeka.
EmitenNews.com - Ini bagian dari langkah pemerintah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meluncurkan loket prioritas Pelayanan Pertanahan Akhir Pekan (PELATARAN). Loket prioritas ini diharapkan bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Inilah loket yang dikhususkan untuk pemilik tanah yang mengajukan pelayanan pertanahan secara langsung tanpa melalui kuasa.
"Dalam rangka meningkatkan pelayanan masyarakat, Kementerian ATR/BPN meluncurkan loket Prioritas Pelayanan Pertahanan dan Program Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN)," ujar Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (26/7/2022).
Menteri Hadi Tjahjanto menghadiri acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) tahun 2022 bertema ‘Memperkuat Sinergi dan Inovasi Pelayanan Pertanahan dan Tata Ruang’ di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa.
Program PELATARAN dibuka pada hari Sabtu dan Minggu, khususnya bagi Kantor Pertanahan yang memiliki kriteria tanah yang berkedudukan di Ibu Kota Provinsi, dengan rata-rata jumlah layanan di atas 2.000 berkas per bulan. Sedikitnya akan dibuka 107 kantor pertanahan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
PELATARAN ditujukan khusus untuk pemohon perorangan (tanpa kuasa), yang diadakan setiap hari Sabtu, pukul 09.00 WIB - 12.00 WIB. Jenis layanan yang dihadirkan di PELATARAN antara lain Peralihan Hak, ROYA, dan Perubahan Hak untuk luas tanah sama atau kurang dari 600m2. Semua layanan same day service, produk bisa langsung dibawa pulang. ***
Related News
RI Bidik Pasar AI USD70 Miliar dan Swasembada Chip Semikonduktor
Persaingan Sengit Mobil Hybrid Korea-China di Busan Mobility Show
Harga Laptop dan Ponsel Naik Bukan karena Nilai Tukar, Tapi Sebab Ini
Kerusakan Institusi Hukum Ancam Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi
PT Pos Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 M yang Jatuh Tempo
Tiga Emiten Telko Bersaing Ketat di Lelang Dua Frekuensi Radio





