EmitenNews.com - Muncul transaksi jumbo di pasar negosiasi untuk saham PT Ketrosden Triasmitra Tbk. (KETR) emiten infrastruktur jaringan kabel laut pada Senin (28/9/2026).

Berdasarkan pantauan perdagangan di sesi I, tercatat transaksi KETR itu di harga Rp523 dengan volume 9.943.720 lot. Dengan harga tersebut, nilai transaksi mencapai sekitar Rp520,06 miliar.

Riwayat Rencana Akuisisi 35% Saham oleh Grup Sinar Mas

Dalam catatan Grup Sinar Mas melalui afiliasinya, PT Inti Mas Bangun Sejahtera (IMBS) berencana melakukan akuisisi 35% saham atau sebanyak 994,44 juta lembar saham di PT Ketrosden Triasmitra Tbk. (KETR) dengan nilai total sekitar Rp520,09 miliar.

IMBS didapuk akan menjadi pengendali baru KETR, dengan pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner) beralih ke PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA).

Adapun, transaksi Rp523 sebanyak 9.943.720 lot yang muncul hari ini sejalan dengan penyelesaian atau crossing hasil tender offer KETR, apalagi tanggal pembayaran tender memang dijadwalkan 28 September 2026.

Transaksi ini identik dan dimungkinkan merupakan berkaitan rencana akuisisi dari grup Sinarmas yakni, aksi tender sukarela KETR oleh PT Inti Mas Bangun Sejahtera (IMBS).

"Pembayaran kepada pemegang saham yang menawarkan sahamnya untuk dijual dalam perpanjangan periode penawaran tender sukarela periode ketiga akan dilakukan pada 28 September 2026," jelas Direktur Keuangan Ketrosden Triasmitra, Vidcy Octory pada keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Rabu (26/8/2026).

IMBS diketahui kembali memperpanjang Penawaran Tender Sukarela saham KETR hingga 18 September 2026, dari sebelumnya berakhir pada 26 Agustus. Emiten infrastruktur ini mengumumkan tender sukarela pada 8 Juni 2026.

Saat itu, IMBS berminat dan berencana untuk mengakuisisi saham KETR. Perusahaan sekuritas yang ditunjuk dalam akuisisi ini adalah PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. (TRIM).