NCKL Caplok Saham Obi Nickel Rp2,11 Triliun, Telisik Lengkapnya
Pengurus Trimegah Persada kala mengikuti seremoni pencatatan perdana saham perseroan di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Trimegah Bangun Persada (NCKL) mencaplok saham Obi Nickel Cobalt Rp2,11 triliun. Akuisisi 628.240 saham Obi Nickel itu, terjadi dengan harga Rp3,37 juta per lembar. Transaksi 10 persen saham Obi Nickel itu, telah tuntas pada Jumat, 13 Desember 2024.
Pencaplokan saham senilai USD140,09 juta itu, diambil alih dari Li Yuen Pte Ltd. Transaksi itu, dilatari potensi pengembangan bisnis menjanjikan Obi Nickel Cobalt. Oleh sebab itu, perseroan perlu menambah koleksi saham Obi Nickel.
Menyusul transaksi itu, perseroan juga dapat memberi kepastian untuk memasok pasokan bijih nikel kepada entitas asosiasi perseroan. Melalui kontribusi finansial, perseroan diharap meningkatkan value creation seiring kepentingan pemegang saham, dan pemangku kepentingan.
Setelah transaksi itu, Trimegah Persada menguasai 20 persen saham Obi Nickel Cobalt dari sebelumnya 10 persen senilai Rp1,25 triliun atau setara 1.256.480 juta saham. Porsi kepemilikan Li Yuen Pte. Ltd atas Obi Nickel menjadi 20 persen dari 30 persen dengan nilai saham setara dengan Trimegah Persada.
Obi Nickel merupakan entitas asosiasi perseroan dengan kepemilikan saham secara langsung 10 persen. Lalu, memiliki hubungan kepengurusan yaitu komisaris utama juga sebagai direktur utama Obi Nickel. (*)
Related News
Ngotot Mau Akuisisi Jungleland Yang Masih Merugi, Ini Alasan JGLE
Topline 2025 DAAZ Menguat Jadi Rp13T, Laba Malah Jeblok 42,1 Persen
Laba Emiten Poultry (CPIN) Melonjak 52 persen ke Rp5,6 Triliun di 2025
Terpangkas 91,93 Persen, MBAP Akumulasi Laba USD1,54 Juta
Pendapatan Rp6,44T, Laba SGRO Anjlok 44,26 Persen
Akhiri 2025, Laba dan Pendapatan CPRO Kompak Melejit





