Net Sell Rp543 Miliar, IHSG Turun 0,39 Persen. 3 Saham Ini Yang Dijual Asing Pada Penutupan Selasa (2/2)
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI hingga penutupan perdagangan saham Selasa (2/2) melemah –0,39 persen atau turun -23,704 ke level 6.043,841. Investor melakuan transaksi sebanyak 1.706.953 kali senilai Rp17,796 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp16,859 triliun dan pasar negosiasi terjadi transaksi senilai Rp936 miliar. Investor asing mencatatkan penjualan bersih alias net sell Rp 543,03 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Rp 83,9 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 69,1 miliar dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp 32,4 miliar. Dari 10 indeks sektoral, tercatat sebanyak 5 sektor menguat dan 5 lainnya menyeret IHSG ke zona merah. Sektor yang melemah antara lain; sektor pertambangan -3,10%, sektor Agri -1,26%, sektor property -1,64%,sektor Aneka Industri -0,54%,dan sektor Perbankan terkoreksi -0,84%. Sedangkan sektor yang menguat antara lain; sektor Perdagangan positif 0,02%, sektor infrastruktur naik 0,16%, sektor Industri Dasar naik 0,62%, sektor manufaktur naik 0,69%, dan sektor Consumer positif 1,14%. Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya GGRM sebesar Rp850 menjadi Rp39.050 per lembar dan HRUM sebesar Rp450 menjadi Rp6.075 per lembar serta INTP sebesar Rp375 menjadi Rp14.475 per lembar. Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya UNTR sebesar Rp1.275 menjadi Rp22.575 per lembar dan DCII sebesar Rp600 menjadi Rp7.975 per lembar serta SMGR sebesar Rp575 menjadi Rp10.950 per lembar. Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya ANTM 128.690 kali senilai Rp2,35 triliun dan BRIS sebanyak 83.685 kali senilai Rp834,9 miliar serta BBKP sebanyak 63.418 kali senilai Rp570,01 miliar.
Related News
Apa Penyebab Utama Penurunan Laba Bersih Bank BRI Tahun 2025?
Laba BBNI 2025 Turun Saat Kredit Melesat Naik, Apa yang Terjadi?
Manuver Triliunan BNBR Caplok Tol, Peluang atau Jebakan Dilusi?
Efek Domino Selat Hormuz ke Sektor Energi dan Arus Logistik Asia
Efek Domino Laba UNTR 2025, Arah Bisnis dan Imbasnya ke Grup Astra
Di Balik Laba Astra 2025 Ada Manuver Utang, Dividen dan Ancaman EV





