OCBC NISP Umumkan Dividen Turun Tajam, Sahamnya Dihantam Aksi Jual
:
0
Potret gedung pencakar langit milik emiten PT Bank OCBC NISP Tbk. (NISP). Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - PT Bank OCBC NISP Tbk. (NISP) dalam perhelatan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Kamis (9/4/2026) resmi membagikan dividen tahun buku 2025 sebesar sekitar Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham, dengan indikasi dividend yield hingga 3,25 persen.
Yield tersebut dihitung berdasarkan harga saham intraday di Rp1.385 per saham.
Adapun, Dividen ini setara dengan dividend payout ratio (DPR) sebesar 20,4 persen, tertakar turun signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 50 persen.
Keputusan dividen ini tampaknya tidak sejalan dengan ekspektasi pasar. Sejumlah pelaku pasar, Investor NISP dalam platform Stockbit Stream mengungkapkan kekecewaannya.
“Sedih, sih, ga sesuai prediksi dividen Rp110 atau Rp132, tapi mungkin aja lagi urus HSBC,” ucap salah satu user.
Reaksi pasar pada perdagangan Kamis (9/4/2026), saham NISP terpantau anjlok tajam 7,97 persen atau turun 120 poin ke level Rp1.385 pada pukul 14.10 WIB.
Penurunan ini mencerminkan kekecewaan investor terhadap besaran dividen, sekaligus memicu aksi jual di tengah sentimen seperti mundurnya Helen Wong di kepengurusan.
Di sisi lain, beredar spekulasi di kalangan pelaku pasar bahwa penahanan laba dilakukan untuk kepentingan ekspansi.
Salah satu isu yang mencuat adalah potensi akuisisi unit bisnis ritel HSBC Holdings Plc di Indonesia dengan nilai lebih dari USD200 juta atau sekitar Rp3,1 triliun.
Related News
4 Anak Usaha TOWR Kantongi Perpanjangan Kredit Rp2 Triliun
Emiten Prajogo (TPIA) Buyback Rp2 Triliun via BCA Sekuritas
Emiten Aguan Raup Laba Naik 38,46 Persen, Efek iPhone 18 Pro Series?
Saham SUPA Bangkit, Laba Meroket 398,8 Persen
Kuartal III, COIN Berbalik Boncos Rp40,78 Miliar
WISL Siapkan Kas Rp2,12 Triliun Buat Lunasi Utang





