Optimalisasi Logistik Batu Bara, RMKE Gandeng PEB
Suasana area pertambangan besutana RMK Energy. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - RMK Energy (RMKE) telah meneken nota kesepahaman alias memorandum of Understanding (MoU) dengan Pendopo Energi Batubara (PEB). Itu dilakukan untuk mengembangkan infrastruktur pertambangan, dan optimalisasi logistik batu bara di Sumatera Selatan (Sumsel).
Penandatanganan itu, dilakukan Direktur Utama PEB Maringan M. Ido Hotna Hutabarat, dan Direktur Utama RMK Energy Vincent Saputra, bertempat di Jakarta. Kerja sama tersebut untuk mensinergikan potensi kedua perusahaan. Di mana, RMK Energy akan membangun infrastruktur logistik vital yang menghubungkan area tambang PEB dengan infrastruktur milik RMK Energy.
Ya, infrastruktur besutan RMK Energy telah terintegrasi dengan baik dari jalan hauling, stasiun muat, stasiun bongkar hingga pelabuhan. Dengan pembangunan infrastruktur pendukung itu, PEB akan mengalokasikan hasil produksi batu bara kepada RMK Energy. Adapun poin utama kerja sama meliputi berikut ini.
Yaitu, pembangunan infrastruktur RMK Energy melalui afiliasinya bermaksud membangun jalan akses dan stasiun muat (loading station) di lokasi strategis yang dekat dengan wilayah tambang PEB di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumsel. Infrastruktur itu, nanti akan menjadi aset penuh milik RMK Energy.
Pemanfaatan fasilitas PEB diberikan izin untuk menggunakan infrastruktur tersebut untuk mendukung operasional pertambangan. Jual beli batu bara, PEB akan menjual hasil tambang batu bara kepada RMK Energy dengan volume yang akan disepakati kemudian dalam perjanjian definitif.
Integrasi logistik kereta api, RMK Energy akan bekerja sama dengan Kereta Api Indonesia untuk pengangkutan batu bara PEB, memastikan rantai pasok yang efisien dari tambang hingga pelabuhan. Lalu, eksklusivitas penggunaan pelabuhan, selama PEB menggunakan fasilitas infrastruktur yang dibangun RMK Energy. PEB juga sepakat untuk menggunakan jasa pelabuhan milik RMK Energy untuk pengiriman, dan penjualan batu bara, baik kepada RMK Energy maupun pihak ketiga.
Direktur Utama RMK Energy Vincent Saputra, menyatakan kerja sama tersebut merupakan langkah strategis bagi RMK Energy untuk memperluas jangkauan layanan logistik di Sumsel. Dengan membangun infrastruktur terintegrasi langsung dengan tambang PEB, RMK Energy tidak hanya meningkatkan volume angkutan, dan penjualan batu bara perseroan, tetapi juga memberikan solusi logistik efisien bagi mitra perseroan.
“PEB merupakan salah satu klien baru dari total 5 klien baru yang akan terhubung dengan fasilitas logistik milik RMK Energy. Dengan makin banyak klien baru langsung terhubung dengan fasilitas logistik tersebut, dan mendukung perseroan mencapai target volume pengangkutan jasa batu bara 12,7 juta ton batu bara, target penjualan 3,6 juta ton batu bara dengan opsi pembelian batu bara pada area tambang,” jelas Vincent. (*)
Related News
Grup Bakrie Perluas Kemitraan, BIPI dan ENRG Teken Kontrak Baru!
Indospring (INDS) Ungkap Transaksi Sewa-Menyewa Aset hingga Juni 2026
Pengendali VICI Ramaikan TRIN
Amunisi Bertambah, Medco Energi Diguyur Pinjaman USD100 Juta dari HSBC
Saham Anomali, LUCY Buka Suspensi Usai Digembok Berkali-Kali
Pefindo Tegaskan Peringkat BBCA idAAA, Ini Alasannya





