Outlook Stabil, Peringkat Nasional Jangka Panjang BFI Finance (BFIN) Naik ke 'AA-(idn)
:
0
EmitenNews.com—Fitch Ratings Indonesia telah menaikkan Peringkat Nasional Jangka Panjang PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) menjadi 'AA-(idn)', dari 'A+(idn)'. Outlook Stabil. Fitch juga telah meningkatkan Peringkat Nasional Jangka Pendek menjadi 'F1+(idn)', dari 'F1(idn)', dan peringkat penerbitan mata uang lokal menjadi 'AA-(idn)', dari 'A+(idn)'.
Peningkatan tersebut mencerminkan ekspektasi kami bahwa cakupan likuiditas dan kapasitas pembayaran utang BFI akan tetap sehat dan sepadan dengan peringkat yang lebih tinggi, meskipun pembiayaan tumbuh kuat di tengah pemulihan pasca pandemi Covid-19. Hal ini harus didukung oleh kualitas aset BFI yang dapat diterima, profitabilitas yang memadai, dan leverage yang rendah.
Peringkat Nasional Jangka Panjang 'AA' menunjukkan ekspektasi akan tingkat risiko gagal bayar yang sangat rendah relatif terhadap emiten atau surat utang lainnya di negara atau kesatuan moneter yang sama. Risiko default yang melekat hanya sedikit berbeda dari emiten atau obligasi dengan peringkat tertinggi di negara tersebut.
Peringkat Nasional Jangka Pendek 'F1' menunjukkan kapasitas paling kuat untuk pembayaran tepat waktu atas komitmen keuangan relatif terhadap emiten atau obligasi lain di negara yang sama. Di bawah skala Peringkat Nasional agensi, peringkat ini diberikan pada risiko gagal bayar terendah relatif terhadap orang lain di negara atau kesatuan moneter yang sama. Jika profil likuiditas sangat kuat, tanda "+" ditambahkan ke peringkat yang diberikan.
Profil Kredit yang Memuaskan: Peningkatan peringkat mencerminkan ekspektasi kami bahwa profitabilitas BFI yang berada di atas pesaing, selera leverage yang rendah, dan kebijakan likuiditas yang stabil akan membantu mempertahankan kapasitas pembayaran utang yang memuaskan, sepadan dengan tingkat peringkatnya yang lebih tinggi. Kami berharap kekuatan kredit ini akan bertahan melalui siklus kredit, didukung oleh status BFI sebagai perusahaan pembiayaan dan leasing independen terbesar di Indonesia, kepemimpinan dalam ceruk pembiayaan kendaraan bekas dan tim manajemen yang berpengalaman.
Pembiayaan Kendaraan Bekas: BFI terutama beroperasi pada refinancing kendaraan bekas, yang menyumbang 77% dari portofolionya pada tahun 2022, terutama dengan jaminan mobil bekas. BFI memiliki pangsa pasar terdepan sebesar 20% di segmen pembiayaan kendaraan bekas, meskipun waralaba di sektor keuangan dan leasing secara keseluruhan lebih sederhana sekitar 3%-4%. BFI telah melakukan diversifikasi ke segmen bisnis lain, seperti pembiayaan alat berat dan properti, meskipun masih sederhana.
Related News
RAJA Catat Laba Bersih Tumbuh 14 Persen, Diversifikasi jadi KunciĀ
Berkat Hauling Road, Pendapatan RMKE Tumbuh 2,4 Kali Lipat Kuartal I
BSDE Catat Prapenjualan Rp2,54T, Ditopang Permintaan Properti Hunian
RMKE Umumkan Rampung Buyback, Harga Saham Tertekan
Laba Emiten Alkes OMED Q1-2026 Melejit, Terdongkrak Belanja Pemerintah
LPIN Bagi Dividen Rp45 per Saham, Cek Jadwal Pentingnya Pekan Depan!





