PACK Suntik Pinjaman Jumbo Dua Anak Usaha, Nilainya Tembus USD118 Juta
:
0
Ilustrasi foto Tambang nikel emiten PACK. Foto: ANHI.
EmitenNews.com - Emiten holding PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk. (PACK) merealisasikan transaksi material dengan menyalurkan pinjaman dan setoran modal bernilai jumbo kepada dua entitas anak usahanya.
Total dana yang dikucurkan Perseroan menembus USD118,14 juta, seiring pemanfaatan dana hasil Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I, atau dikenal juga istilah Rights Issue.
Dalam keterbukaan informasi dikutip Minggu (1/2/2026), Direktur Utama PACK, Magdalena Veronika menyampaikan bahwa dana tersebut disalurkan kepada PT Adhi Prakarsa Raya (APR) dan PT Sumber Cahaya Raya (SCR). Dana digunakan untuk membiayai pembelian saham PT Konutara Sejati dan PT Karyatama Konawe Utara oleh masing-masing entitas anak.
Secara rinci, PACK memberikan pinjaman tanpa bunga sebesar USD70,05 juta kepada APR dan USD48,09 juta kepada SCR. Pinjaman tersebut memiliki tenor dua tahun sejak tanggal penarikan dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan para pihak.
Selain pinjaman, Perseroan juga melakukan penyetoran modal melalui peningkatan modal ditempatkan dan disetor pada kedua anak usaha. Modal disetor APR meningkat signifikan menjadi Rp503,01 miliar dari sebelumnya Rp50 juta, di mana seluruh saham baru diserap oleh PACK. Sementara itu, modal disetor SCR naik dari Rp50 juta menjadi Rp345,30 miliar, yang juga seluruhnya diambil bagian oleh Perseroan.
Prospektus ringkas PACK menjelaskan, transaksi tersebut tergolong transaksi material karena nilainya melampaui 20% dari ekuitas Perseroan yang tercatat sebesar Rp85,01 miliar per September 2025.
Namun demikian, transaksi ini dikecualikan dari kewajiban penggunaan jasa penilai independen maupun persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), lantaran dilakukan dengan anak usaha yang dikendalikan langsung minimal 99%.
“Transaksi dengan pihak terafiliasi ini dilakukan untuk mempermudah komunikasi dan konsolidasi kepentingan dalam satu grup perusahaan, serta penyelarasan tujuan bisnis yang lebih efisien dibandingkan dengan pihak luar,” ungkap Manajemen PACK dalam keterangannya.
Perseroan menegaskan bahwa pelaksanaan penyaluran dana tersebut tidak memberikan dampak material terhadap kondisi keuangan konsolidasian PACK, sekaligus menjadi bagian dari strategi penguatan struktur grup dan ekspansi investasi melalui entitas anak.
Related News
Tekanan Keuangan Emiten Hary Tanoe (MSKY), Hadapi PKPU Lagi
Pengusaha Muda Gabriel Rey, Bidik Lagi Saham Guna Timur Raya (TRUK)
Bayan Pastikan Dato' Low Tuck Kwong Pertahankan Pengendalian
LPKR Alihkan Hak Eksklusif Lippo Plaza Kupang, Nilainya Rp403 Miliar
Putra TP Rachmat Beli 500 Ribu Saham Triputra (TAPG), Nilainya Rp1M
Tahir Raup Rp474 Miliar dari Jual 0,4 Persen Saham MPRO





