IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

Pandemi, Laba Nusa Raya Cipta (NRCA) Amblas 45 Persen

21/04/2021, 14:10 WIB

Pandemi, Laba Nusa Raya Cipta (NRCA) Amblas 45 Persen

EmitenNews.com - PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) hingga akhir 2020  mencatatkan laba bersih sebesar Rp55,123 miliar atau turun 45,54 persen dibandingkan akhir tahun 2019, yang masih mencatatkan laba bersih sebesar Rp101,15 miliar. Sementara, laba per saham dasar  turun menjadi Rp23    dibandingkan akhir tahun 2019, yang membukukan laba per saham Rp41.   


Berdasarkan laporan keuangan perusahaan jasa konstruksi milik PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (21/4/2021) disebutkan, penurunan laba disebabkan , pendapatan  tahun 2020 hanya sebesar Rp2,085 triliun atau turun 20,32 persen dibanding tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp2,617 triliun.


Disisi lain, beban pokok pendapatan tertera sebesar Rp1,857 triliun atau turun 20,74 persen dibanding tahun 2019 sebesar Rp2,343 triliun. Sehingga laba kotor terbilang Rp228,69 miliar, atau turun 16,78 persen dibanding tahun 2019 sebesar Rp274,01 miliar.  


Ekuitas tercatat sebesar Rp1,153 triliun atau turun 5,5 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp1,221 triliun. Adapun total kewajiban terbilang sebesar Rp1,086 triliun atau turun 13,94 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp1,241 triliun.


Sementara, aset perseroan tercatat sebesar Rp2,221 triliun, atau turun 10,19 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp2,462 triliun. Sedangkan, arus kas diperoleh dari aktivitas operasi tercatat minus Rp140,73 miliar atau memburuk dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar  minus Rp68,373 miliar.


Author: K M