EmitenNews.com - PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) emiten jasa broker ini mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp191,05 miliar sepanjang 2025, bertambah 68,80 persen dibandingkan Rp113,18 miliar pada 2024.

Dalam laporan keuangan tahun penuh 2025 PANS yang terbit pada Kamis (19/2), pendapatan perseroan tercatat Rp469,09 miliar atau bertumbuh 27,07 persen dari Rp369,16 miliar pada tahun sebelumnya.

Menghadapi kenaikan beban usaha 10,72 persen menjadi Rp234,50 miliar, laba usaha justru berkembang 49,07 persen ke Rp234,58 miliar dari Rp157,36 miliar. 

Laba sebelum pajak alias EBITDA ikut terkerek naik 53,12 persen menjadi Rp236,35 miliar dibandingkan Rp154,36 miliar pada periode 2024.

Kinerja tersebut tecermin pada laba per saham dasar (EPS) yang positif naik 68,81 persen menjadi Rp268,55 dari Rp159,09.

Menengok sisi neraca PANS, total asetnya per akhir 2025 mencapai setinggi Rp2,63 triliun, meningkat drastis 31,80 persen dibandingkan Rp2,00 triliun setahun sebelumnya. Liabilitas tercatat Rp990,02 miliar atau bertambah 122,20 persen dari Rp445,55 miliar, terutama dipicu kenaikan utang transaksi perantara pedagang efek.

Sementara itu, ekuitas ikut menguat 5,81 persen menjadi Rp1,64 triliun dari Rp1,55 triliun pada akhir 2024.

Beriringan dengan terbitnya pembukuan tahun penuh 2025 ini, pada perdagangan Kamis (19/2) saham PANS tercatat menguat 6,9 persen naik 110 poin di posisi Rp1.705.