EmitenNews.com - Perdagangan pasar saham Indonesia diperkirakan akan berada dalam tren koreksi minor untuk meredakan keadaan jenuh beli (overbought). Seharusnya bisa dimanfaatkan pelaku pasar dengan mengakumulasi beli sejumlah ekuitas pilihan. "Kami melihat bahwa koreksi minor dan konsolidasi yang terjadi untuk meredakan keadaan overbought dalam tren naik ini bisa digunakan sebagai kesempatan mengakumulasi pembelian," kata Analis Senior PT KGI Sekuritas Indonesia, Yuganur Wijanarko, di Jakarta, Rabu (17/7). Menurutnya, keputusan untuk mengakulasi pembelian tersebut seiring dengan besarnya potensi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang akan menembus level resisten psikologis 6.500. Saat ini, kata dia, level support terdekat berada di posisi 6.320. Adanya pola penurunan IHSG di tengah tren kenaikan jangka panjang pada perdagangan hari ini, Yuganur merekomendasikan empat saham yang bisa dikoleksi pelaku pasar, yakni: 1. PT Astra International Tbk (ASII), dengan target profit taking di kisaran Rp7.550-7.750, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp7.325 dan Rp7.225, disarankan cut-loss pada posisi Rp7.125. 2. PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA), dengan target profit taking di kisaran Rp2.970-3.170, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp2.790 dan 2.690, disarankan cut-loss pada posisi Rp2.590. 3. PT Waskita Karya Tbk (WSKT), dengan target profit taking di kisaran Rp370-390-420, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp340 dan Rp330, disarankan cut-loss pada posisi Rp310. 4. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), dengan target profit taking di kisaran Rp4.320-4.420-4.550-4.650, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp4.210 dan Rp4.140, disarankan cut-loss pada posisi Rp4.020.(Romys)
Related News
Saham Pengendali Digadai ke Bank, Laba Emiten Haji Isam Meroket 33%
Nihil Utang Bank, Laba UNVR Naik 25% Meski Ditagih Pajak Triliunan
Untung Miliaran dari Sewa Sekolah, Ini Rahasia Diet Biaya Ekstrem MSIE
Penjualan AXIO Tembus Rp1,36 Triliun, 66 Persennya Cuma dari 2 Klien
Sumbang 30% Sales, Microsoft Beli Lahan Industri DMAS Demi Data Center
Kredit Macet Susut, Laba Bersih Woori Finance (BPFI) Naik Hampir 90%





