IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

Pefindo Tegaskan Rating Obligasi PP Properti (PPRO) idBBB-

04/05/2021, 10:26 WIB

Pefindo Tegaskan Rating Obligasi PP Properti (PPRO) idBBB-

EmitenNews.com - Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat idBBB- obligasi I/2016 Seri B senilai Rp400 miliar, dan obligasi I Tahap I/2018 Seri A senilai Rp523 miliar. Surat utang terbitan PP PP Properti (PPRO) akan jatuh tempo pada Juli 2021 mendatang. 


PP Properti berencana melunasi obligasi jatuh tempo itu, memakai pinjaman dari pemegang saham, PT Pembangunan Perumahan (PTPP). PP Properti telah memiliki perjanjian pendahuluan dengan PTPP untuk menerima pinjaman pemegang saham senilai Rp4 triliun. Per 31 Maret 2021, PP Properti memiliki kas dan setara kas senilai Rp429,8 miliar.


Obligor dengan peringkat idBBB berkemampuan memadai dibanding obligor Indonesia untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang. Meski begitu, kemampuan obligor lebih mungkin akan terpengaruh perubahan buruk keadaan dan kondisi ekonomi. Tanda Kurang (-) menunjukkan peringkat diberikan relatif lemah dan di bawah rata-rata kategori bersangkutan.


Peringkat perusahaan mencerminkan posisi PP Properti cukup penting bagi induk usaha, PT Pembangunan Perumahan (PTPP), kualitas aset baik, dan lokasi properti relatif terdiversifikasi. Namun, peringkat dibatasi leverage keuangan tinggi, proteksi arus kas dan likuiditas lemah, proporsi pendapatan berulang terbatas, dan sensitivitas terhadap perubahan kondisi makro ekonomi.


PP Properti mulai beroperasi pada 1991 sebagai divisi properti PTPP. Lalu, didirikan sebagai entitas terpisah pada Desember 2013. PP Properti mengembangkan, menjual apartemen, perumahan, menghasilkan pendapatan berulang dari hotel, dan mal. Per 31 Desember 2020, pemegang saham PP Properti antara lain PTPP 64,96 persen, publik 34,97 persen, dan Yayasan Kesejahteraan Karyawan Pembangunan Perumahan 0,07 persen. (Rizki)



Author: J S