EmitenNews.com - Pemerintah melalui Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) kembali menyalurkan bantuan pangan beras kepada keluarga penerima manfaat. Itu setelah sebelumnya sempat dihentikan sementara pada masa tenang Pemilihan Umum (Pemilu) untuk menghindari politisasi terhadap program pemerintah tersebut.
Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi memantau langsung penyaluran bantuan beras di Kantor Pos Sukasari, Kota Bogor (15/2). Penyaluran bantuan pangan beras kali ini dilaksanakan di Kantor Pos mengingat kantor-kantor kelurahan tengah digunakan untuk keperluan pemilu.
”Pagi ini, kita mulai lagi penyaluran bantuan pangan 10 kilogram (kg) ke masyarakat dilaksanakan di Kantor Pos Sukasari, Bogor yang kebetulan jaraknya kurang lebih 2 kilometer dari rumah saya. Khusus hari ini, pelaksanaan dibagikan melalui kantor pos, dan selanjutnya pelaksanaan akan kembali lagi melalui kelurahan,” tutur Bayu.
Penyaluran kembali bantuan pangan beras pasca-Pemilu itu, merupakan bukti nyata program tersebut tidak memiliki relasi dengan agenda politik tertentu. Jadi, bisa dipastikan tujuan bantuan untuk membantu pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Wawan, 67 tahun, warga Muarasari, Bogor, salah satu penerima manfaat mengaku terbantu.
Kata Wawan, bantuan pangan beras itu, sangat membantu. Ia tidak kesulitan lagi ketika harus mencari beras untuk keperluan keluarga. "Alhamdulillah pak, bantuan pangan beras ini sangat membantu dan tidak perlu susah-susah cari beras lagi pak,” ucap Wawan. Bantuan pangan beras itu, merupakan salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga beras yang sedikit mengalami kenaikan karena belum masuk musim panen. (*)
Related News
Minyak Melonjak, Fed Hawkish, Emas Antam Ikut Terkoreksi
Dolar Menguat 4 Hari Jelang Rapat Fed, Rupiah Siap Siaga
Investor Asing Obral Saham Chip, Indeks KOSPI Anjlok 3,14%
Inflasi Energi Melonjak, Harga Emas Tertahan 3 Pekan
1.822 Investor Cairkan Lebih Awal SBR014T2 Senilai Rp362,7 Miliar
Isu Keamanan AI dan Bunga Fed Pukul Bursa Saham AS





