Pemprov DKI Sinergikan BUMD, BUMN dan Perangkat Daerah
:
0
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Dorong Sinergi BUMD, BUMN, dan Perangkat Daerah untuk Percepat Transformasi Jakarta. DOK/SETDA
EmitenNews.com -Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat kolaborasi antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan perangkat daerah untuk mempercepat transformasi Jakarta menuju kota global yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman, perjanjian kerja sama, dan perjanjian kredit di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta.
Gubernur Provinsi DKI Jakarta menegaskan bahwa transformasi Jakarta menuju Top 50 Global City pada 2030 membutuhkan sinergi seluruh ekosistem kota, mulai dari penguatan infrastruktur dan konektivitas, pengembangan teknologi informasi dan komunikasi, hingga pemanfaatan energi terbarukan serta peningkatan kualitas layanan publik.
“Pembangunan Jakarta tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan sinergi dari seluruh ekosistem kota,” ujar Gubernur DKI Jakarta.
Ia menekankan bahwa BUMD memiliki peran strategis sebagai Special Mission Vehicle (SMV), yang tidak hanya menjalankan fungsi bisnis, tetapi juga mendukung pelayanan publik dan menggerakkan perekonomian daerah. Karena itu, setiap kerja sama perlu ditindaklanjuti dengan program konkret, target terukur, dan tata kelola yang baik.
“Ukuran keberhasilan kita bukan pada seberapa banyak perjanjian yang ditandatangani, melainkan pada seberapa besar manfaat yang dirasakan oleh warga Jakarta dari kerja sama ini,” tegasnya.
Badan Pembinaan BUMD Catat 52 Kerja Sama Strategis hingga Triwulan III 2026 Kepala Badan Pembinaan BUMD Provinsi DKI Jakarta melaporkan bahwa hingga Triwulan III Tahun 2026, tercatat 52 kerja sama strategis, terdiri atas 27 kerja sama BUMD dengan BUMN dan 25 sinergi antar-BUMD yang melibatkan 14 BUMD DKI Jakarta.
Kerja sama tersebut mencakup sektor transportasi, infrastruktur digital, pengelolaan air bersih dan air limbah, penjaminan, serta penyediaan produk dan jasa perbankan. Selain memperkuat sinergi bisnis, BUMD juga berkolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta dalam program pelatihan bagi masyarakat. Hingga akhir 2026, program ini direncanakan mencakup 16 kelas bagi 320 peserta.
Materi pelatihan meliputi bahasa asing, pemasaran digital, pembuatan konten, juru gambar, housekeeping, hospitality, dan kelistrikan untuk mendukung peningkatan kompetensi serta kesiapan kerja masyarakat. Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Inovasi dan Pelayanan Publik Pada hari ini, telah dilaksanakan penandatanganan 15 kerja sama yang mencakup sektor kesehatan, pembiayaan perumahan, pendidikan dan ketenagakerjaan, infrastruktur digital, energi rendah karbon, pengembangan kawasan, serta transportasi publik.
Pada sektor kesehatan, delapan BUMD berkolaborasi dengan Asosiasi Rumah Sakit Daerah Seluruh Indonesia (ARSADA), yang menaungi 31 rumah sakit daerah. Kerja sama ini mencakup dukungan rantai pasok pangan, pengelolaan limbah medis dan nonmedis, layanan air bersih, pembiayaan dan penjaminan, serta integrasi layanan wisata kesehatan dan perhotelan. Di sektor pembiayaan perumahan, Bank Jakarta dan Jamkrida Jakarta bekerja sama dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta untuk mendukung akses Fasilitas Pembiayaan Perolehan Rumah (FPPR) bagi pekerja sektor informal.
Related News
Bakti BCA Hadirkan Operasi Katarak Gratis Bagi 261 Warga Cianjur
Data Karhutla BNPB, 639 Hektare Masih Terbakar, Terbesar di Kalteng
Kemnaker Catat 63.789 Pekerja Kena PHK, Jawa Barat Tertinggi
Legalisasi Sumur Rakyat, Pertamina Beli Minyak Warga 80% Harga ICP
Naik Kelas, Bank BSN Purwokerto Tancap Gas di Jawa Tengah
Cadangan Listrik Sumatra Cuma 4%, Operasional PLTA Batang Toru Dikebut





