Penawaran Umum Hari Ini, Semacom Integrated (SEMA) Patok IPO Rp180 per Saham
:
0
EmitenNews.com - Perusahan Produksi Panel, Perakitan Baterai Listrik dan Energi Terbarukan yaitu PT Semacom Integrated Tbk (SEMA) menetapkan harga pelaksanaan initial public offering (IPO) sebesar Rp180 per lembar saham.
Dalam prospektus yang diterbitkan hari ini Senin (3/1) disebutkan, PT Semacom Integrated Tbk (SEMA) melakukan Penawaran Umum Perdana Saham dalam IPO ini sebanyak 347.000.000 saham baru yang merupakan Saham Biasa Atas Nama dengan nilai nominal Rp50 setiap saham.
Jumlah saham yang ditawarkan setara 25,76% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan setelah Penawaran Umum, yang dikeluarkan dari simpanan (portepel) Perseroan. Dari ipo ini Semacom Integrated Tbk (SEMA) bakal meraup dana sebesar Rp62,460 miliar.
Perseroan secara bersamaan juga menerbitkan sebanyak 173.500.000 Waran Seri I yang menyertai Saham Baru Perseroan atau sebanyak 17,35% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham ini disampaikan. Total dana dari Waran Seri I adalah sebanyak-banyaknya Rp39,91 miliar, dengan harga pelaksanaan Rp230 dan rasio 2 banding 1 (Setiap pemegang 2 Saham Baru Perseroan berhak memperoleh 1 Waran Seri I).
Dalam hajatannya ini, Perseroan telah menunjuk PT NH Korindo Sekuritas Indonesia sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek dan Penjamin Emisi Efek. Patut dicatat, Penjamin Pelaksana Emisi Efek dan Penjamin Emisi Efek menjamin seluruh Penawaran Saham secara Kesanggupan Penuh (Full Commitment) Terhadap Penawaran Umum Perseroan.
Related News
Profitabilitas BMRI Menguat, Laba Naik 20,7% Jadi Rp45,5T di Q3 2026
OCBC NISP Perkuat Bisnis Wealth Management, AUM Tembus Rp374 Triliun
BEI Helat RUPSLB 28 Oktober, Bahas Demutualisasi hingga Wacana Dividen
Protelindo Siap Setor Dividen Interim Sekitar Rp176 Miliar ke TOWR
WIKA Lepas Seluruh Saham Winner Senilai Rp641 Juta ke WIKA Recon
BTPN Syariah (BTPS) Toreh Laba Rp1,01 Triliun hingga Kuartal III 2026





