Pendapatan Tumbuh, Laba BKSL Melangit 514,84 Persen di Semester I 2026
:
0
Kantor usaha BKSL. Sumber Foto: Sentul City.
EmitenNews.com - PT Sentul City Tbk. (BKSL) emiten properti ini mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2026. Pendapatan perseroan melesat ditopang kenaikan penjualan.
Berdasarkan laporan keuangan (unaudited) yang terbit Senin (3/8), BKSL membukukan pendapatan neto Rp744,31 miliar. Angka itu naik 53,89% secara tahunan dari Rp483,67 miliar pada semester I 2025.
Seiring dengan tumbuhnya top line, beban pokok pendapatan juga ikut tertekan kuat 70,70% menjadi Rp352,24 miliar dari sebelumnya Rp206,31 miliar. Meski begitu, laba bruto perseroan tetap menguat 41,36% menjadi Rp392,06 miliar dibandingkan Rp277,36 miliar di periode sama tahun lalu.
Pada level operasional, laba usaha BKSL terdongkrak 49,69% menjadi Rp208,69 miliar dari Rp139,42 miliar. Kenaikan ini terjadi kendati beban umum dan administrasi serta beban pajak final ikut mengalami peningkatan.
Kinerja mencolok terlihat di laba sebelum pajak. Pos ini meroket 386,94% menjadi Rp88,24 miliar dari Rp18,12 miliar. Karena tidak ada beban pajak penghasilan di kedua periode, maka laba neto tahun berjalan juga tercatat sama di angka Rp88,24 miliar, atau tumbuh 386,94% year on year.
Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk bahkan menggunung 514,88% menjadi Rp89,84 miliar dari sebelumnya Rp14,58 miliar. Sebaliknya, kepentingan non-pengendali berbalik rugi Rp1,60 miliar dari sebelumnya laba Rp3,54 miliar.
Kenaikan laba bersih ini berdampak langsung ke laba per saham dasar (EPS) yang naik 500% menjadi Rp0,54 dari Rp0,09 di semester I 2025.
Hingga 30 Juni 2026, total aset BKSL tercatat Rp21,82 triliun, tumbuh 2,63% dari posisi 31 Desember 2025 sebesar Rp21,26 triliun.
Berlanjut, total liabilitas meningkat 8,93% menjadi Rp5,74 triliun dari Rp5,27 triliun. Kenaikan ini terutama dipengaruhi oleh naiknya pinjaman bank jangka panjang.
Sementara itu, ekuitas perseroan juga menguat 0,56% menjadi Rp16,08 triliun dari Rp15,99 triliun, didukung oleh akumulasi laba selama semester I 2026.
Related News
Laba MORA Terkerek 82,8 Persen di Paruh I-2026, Aset Tembus Rp43,13T
Grup Djarum (TOWR) Raih Pendapatan Rp7,2T Laba Naik di Semester I 2026
Investor Baru ELPI Telan 18,85 Persen Saham Senilai Rp628,4 Miliar
Dibeking Hartono-Prajogo, SSIA Berbalik Untung Cetak Laba Rp262 Miliar
Rajin Ekspansi Gerai, MR DIY Raup Laba Rp590M di Pertengahan 2026
Semester I Makin Solid, TUGU Catat Laba Bersih Rp480,29 Miliar





