Penetrasi Pasar Global, Waskita Karya (WSKT) Gandeng Kontraktor Infrastruktur Turki, Nurol
:
0
EmitenNews.com - PT Waskita Karya (WSKT) meneken Letter of Intent (LoI) dengan kontraktor infrastruktur Turki bernama Nurol. Itu dilakukan untuk memperluas cakupan bisnis perseroan. Tidak sebatas itu, juga sejumlah negara. ”Kolaborasi ini, memiliki cakupan luas,” tutur Presiden Direktur Waskita Destiawan Soewardjono, melalui keterangan resmi, Kamis (14/10).
Waskita diwakili Destiawan Soewardjono, ikut dalam kunjungan bilateral resmi Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi ke Turki. Pada kunjungan itu, Retno melakukan beberapa pertemuan. Di antaranya kunjungan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Turki, kunjungan kehormatan Presiden Turki, dan melakukan pertemuan dengan Asosiasi Konstruksi Turki.
Saat mendampingi Retno, Destiawan berkesempatan bertemu dengan salah satu kontraktor infrastruktur Turki bernama Nurol. Tidak hanya melakukan pertemuan, Destiawan juga meneken kerja sama dengan pihak Nurol, diwakili langsung President Nurol naat ve Ticaret, Nurettin Çarmikli.
Selain itu, Destiawan melakukan pembahasan dengan berbagai pengusaha konstruksi Turki. Itu dilakukan sebagai bagian memperkuat kerja sama infrastruktur kedua negara, khususnya untuk kepentingan pemulihan ekonomi.
Turut mendampingi kunjungan Destiawan ke Turki yaitu Direktur Pemasaran PT Waskita Beton Precast Poerbayu Ratsunu. Perlu diketahui, saat ini perseroan telah melakukan transformasi bisnis yang merupakan bagian dari 8 Stream Penyehatan Keuangan Waskita. Salah satunya fokus pada pengembangan pasar internasional.
Perseroan tengah menjajaki kerja sama sejumlah proyek gedung, dan infrastruktur potensial di kawasan Timur Tengah, dan Afrika. Melalui Overseas Division, Waskita Karya berusaha melakukan penetrasi pasar konstruksi global khususnya di kawasan Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah, dan Afrika. (*)
Related News
Investasi Langsung, Direktur Central Omega (DKFT) Ini Tambah Saham
JClass Jababeka Rangkul 8 SMK di Bekasi, Perkuat Kesiapan Kerja Siswa
Emiten CO2 Cair Ini Siapkan Dua Opsi Penuhi Free Float 15 Persen
Presdir Kena OTT KPK, Pihak SMRA Ungkap Fakta Ini
Gagal Bayar PT Pos Indonesia Diganjar Penurunan Peringkat oleh Fitch
Tepat 28 September, BEI Hapus Batasan Rp50 & Rilis Daftar Short Sell





