Pengelola Mayapada Hospital (SRAJ) Makin Tekor meski Pendapatan Naik
:
0
Emiten pengelola jaringan Mayapada Hospital, PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) mencatat lonjakan rugi bersih meski pendapatannya meningkat di sepanjang semester I 2026.
EmitenNews.com - Emiten pengelola jaringan Mayapada Hospital, PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) mencatat lonjakan rugi bersih meski pendapatannya meningkat di sepanjang semester I 2026. Kenaikan beban umum menjadi penyebab utama tekornya kinerja perseroan.
Berdasarkan laporan keuangan interim semester I 2026, dikutip Jumat (31/7/2026), diketahui bahwa pendapatan SRAJ di sepanjang periode tersebut tembus Rp1,302 triliun, naik 9,6% dibanding pendapatan semester I 2025 yang sebesar Rp1,188 triliun.
Namun demikian, tingginya beban umum dan administrasi yang naik 22,30% dari Rp412,551 miliar menjadi Rp504,579 miliar telah menggerus perolehan laba kotor dan memicu perseroan mencatat rugi usaha sebesar Rp90,072 miliar.
Untuk diketahui, kenaikan beban umum dan administrasi SRAJ di sepanjang semester I 2026, terutama berasal dari peningkatan beban gaji dan tunjangan dari Rp178,621 miliar menjadi Rp217,969 miliar. Beban jasa profesional naik menjadi Rp50,463 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp23,021 miliar.
Pada akhirnya, bukan untung diraih malah rugi yang semakin membesar, dari Rp65,551 miliar di semester I 2025 menjadi Rp244,677 miliar. Seiring itu perseroan juga mencatat rugi per saham naik menjadi Rp19,99 dibanding periode yang sama tahun lalu Rp5,36.
Related News
Penjualan HM Sampoerna Semester I Rp56,5T, Gandakan Perolehan Laba
Laba IMPC Melenting 51 Persen Jadi Rp447 Miliar di Semester I 2026
Korea Development Bank Genggam 92,5 Persen Saham TIFA, Apa Sebabnya?
SMMA Diperdagangkan Lagi Usai Bayar Denda Rp150 Juta Telat Lapkeu
Dividen Interim SMDR Tebar Rp40,93 Miliar, Cek Jadwal Cum Dividen
6 Saham Ini Terjerat FCA BEI Gegara Free Float, Ada Emiten Sri Tahir





