Pengendali Gelontor BMAS Rp1,36 Triliun, Telisik Rincian Transaksinya
:
0
Disain gedung baru Bank Maspion futuristik. FOTO - Dok BMAS
EmitenNews.com - Bank Maspion (BMAS) mendapat dana taktis USD76 juta alias Rp1,36 triliun. Itu dengan asumsi kurs 6 Juli 2026 sebesar Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (USD). Dana segar tersebut mengalir dengan deras dari induk perseroan yaitu Kasikornbank Public Company Limited (KBank).
Fasilitas pinjaman dari Kasikornbank itu terdiri dari dua pinjaman bilateral. Pertama, dengan limit fasilitas USD5 juta dengan tenor sampai 6 bulan dari sejak tanggal penarikan, dengan bunga fix, dan sesuai kondisi pasar yang berlaku.
Transaksi pinjaman bilateral tersebut dilakukan untuk mendukung likuiditas tenor jangka pendek, dan menunjang penyaluran kredit perseroan kepada nasabah. Transaksi penarikan akan dilakukan secara langsung (sekaligus).
Pinjaman kedua dengan limit fasilitas USD71 juta bertenor 12 bulan dari sejak tanggal penarikan, dengan bunga fix, dan sesuai kondisi pasar yang berlaku. Transaksi pinjaman bilateral itu, untuk mendukung likuiditas tenor jangka pendek, dan menunjang penyaluran kredit kepada nasabah. Transaksi penarikan akan dilakukan secara langsung (sekaligus).
Kasikornbank Public Company Limited, merupakan ultimate shareholder dari perseroan. Itu melalui kepemilikan anak usahaan yaitu Kasikorn Vision Financial Company Pte Ltd (KVF) dengan kepemilikan 86,03 persen (atau 89,48 persen total kepemilikan Kasikornbank Group).
”Transaksi yang dijalankan tidak mengandung benturan kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020 tentang transaksi afiliasi, dan transaksi bbenturan kepentingan,” tegas Kasemsri Charoensiddhi, Direktur Utama & PJS Direktur Bisnis Bank Maspion Indonesia. (*)
Related News
Komisaris Tambah Porsi, Saham ARII Terbang ARA
Jengah Dikaitkan dengan Hary Tanoe, IATA Sodorkan Fakta ini
Ada Rights Issue, BEI Patok Harga Teoretis AHAP ke Rp72
PBSA Stock Split 1:2, Nominal Baru Mulai 14 Oktober
BLTA Bantah Rencana Aksi Korporasi, dan Investasi Strategis
Siap Garap Proyek Baru, ARKO Resmi Dirikan Anak Usaha





