Penjualan Drop, Medio 2024 NICL Catat Laba Rp73 Miliar
Lokasi tambang milik PAM Mineral di bibir laut. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - PAM Mineral (NICL) per 30 Juni 2024 membukukan laba bersih Rp73,47 miliar. Surplus 13 persen dari edisi sama tahun lalu senilai Rp64,49 miliar. So, laba per saham dasar naik tipis menjadi Rp6,9 dari periode sebelumnya Rp6,36.
Penjualan terakumulasi Rp419,19 miliar, melorot 11 persen dari posisi sama tahun lalu Rp476,08 miliar. Beban pokok penjualan Rp276,33 miliar, berkurang dibanding fase sama tahun lalu Rp340,11 miliar. Laba kotor Rp142,85 miliar, menanjak dari posisi sama tahun lalu Rp135,97 miliar.
Beban umum dan administrasi Rp54,98 miliar, bengkak dari sebelumnya Rp49,19 miliar. Laba usaha Rp87,86 miliar, naik tipis dari periode sama tahun lalu Rp86,78 miliar. Beban usaha lainnya Rp21,25 juta, drop dari posisi sama tahun lalu dengan penghasilan Rp4,71 miliar.
Penghasilan keuangan Rp402,84 juta, menanjak dari episode sama tahun lalu Rp397,99 juta. Beban keuangan Rp49,55 juta, susut dari sebelumnya Rp60,47 juta. Laba sebelum beban pajak penghasilan Rp88,19 miliar, mengalami perosotan dari periode sama tahun lalu Rp91,83 miliar.
Laba bersih periode berjalan Rp73,59 miliar, naik dari Rp64,72 miliar. Jumlah ekuitas Rp781,84 miliar, naik dari akhir tahun lalu Rp745,47 miliar. Total liabilitas Rp136,87 miliar, bengkak dari akhir 2023 senilai Rp111,36 miliar. Jumlah aset Rp918,71 miliar, melejit dari Rp856,83 miliar. (*)
Related News
Ngotot Mau Akuisisi Jungleland Yang Masih Merugi, Ini Alasan JGLE
Topline 2025 DAAZ Menguat Jadi Rp13T, Laba Malah Jeblok 42,1 Persen
Laba Emiten Poultry (CPIN) Melonjak 52 persen ke Rp5,6 Triliun di 2025
Terpangkas 91,93 Persen, MBAP Akumulasi Laba USD1,54 Juta
Pendapatan Rp6,44T, Laba SGRO Anjlok 44,26 Persen
Akhiri 2025, Laba dan Pendapatan CPRO Kompak Melejit





