EmitenNews.com - Red Planet Indonesia (PSKT) akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Jumat, 19 Juni 2026 di Cityloog Hotel Tebet, Jakarta Selatan. Rapat itu, menjadi momentum bagi PSKT untuk menyampaikan pertanggungjawaban kinerja tahun buku 2025 sekaligus membahas sejumlah agenda strategis yang akan mendukung pengembangan usaha ke depan.

Pada RUPST itu, PSKT akan meminta persetujuan pemegang saham atas laporan tahunan, dan laporan keuangan tahun buku 2025. Agenda penting lain usulan perubahan susunan direksi, dan dewan komisaris. Dalam agenda itu, PSKT akan mengusulkan pergantian beberapa anggota direksi, dan dewan komisaris sebagai penyegaran organisasi, dan penguatan tata kelola.

Perubahan kepengurusan itu, menjadi perhatian pasar setelah muncul sejumlah nama baru dari kalangan profesional muda dengan latar bisnis, dan korporasi kuat. Salah satu nama diusulkan Praba Diwangkara Caraka Putra Soma. Praba merupakan lulusan SOAS University of London, dan saat ini berkarier di Rukun Raharja (RAJA) dengan fokus transformasi korporasi, dan strategi bisnis. Ia juga dikenal sebagai putra pengusaha nasional Happy Hapsoro.

Selain Praba, PSKT juga mengusulkan Andre Rasjid Prabu Mangkuningrat sebagai salah satu calon pengurus. Andre merupakan lulusan Pepperdine University, dan Pepperdine Graziadio Business School, Amerika Serikat. Saat ini, Andre menjabat Direktur Utama Rasuna Mitra Indika, Komisaris Kredivo Finance Indonesia, dan Managing Director Cakrabuana Ventura Indonesia. Andre merupakan putra dari pengusaha nasional sekaligus komisaris Indika Energy (INDY),  Arsjad Rasjid. 

Masuknya dua figur muda dari keluarga pengusaha terkemuka itu, menjadi sorotan pelaku pasar. Kehadiran keduanya dinilai dapat memperkuat jaringan bisnis, memperluas akses terhadap peluang kerja sama strategis, dan mendukung transformasi bisnis ke depan. Meski demikian, hingga saat ini PSKT belum menyampaikan adanya rencana aksi korporasi tertentu yang terkait dengan usulan perubahan kepengurusan tersebut.

Usulan perubahan kepengurusan dilakukan di tengah upaya PSKT terus meningkatkan kinerja operasional. Sepanjang 2025, Red Planet Indonesia mengoperasikan tujuh hotel dengan merek Monoloog Hotel tersebar berbagai kota Indonesia dengan total 1.051 kamar. Tingkat hunian tertinggi dicatat Monoloog Palembang 73,13 persen, disusul Monoloog Jakarta Pasar Baru 63,18 persen, dan Monoloog Solo 55,31 persen. (*)