Perangkat Komputasi Laris, Laba Zyrexindo (ZYRX) Melejit 134,4 Persen di Semester I-2022
:
0
EmitenNews.com—Emiten perakitan laptop dan komputer, PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk (ZYRX) mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 134,47% year on year (yoy) sebesar Rp8,11 miliar di semester I/2022.
Capaian itu melejit jika dibandingkan periode sama tahun lalu senilai Rp3,46 miliar. Hal itu membuat laba per saham dasar ZYRX tumbuh menjadi Rp6,09, dibandingkan semester pertama tahun 2021 sebanyak Rp2,95.
Demikian laporan keuangan perseroan di keterbukaan informasi, Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (20/9/2022).
Kenaikan laba dipicu dengan peningkatan omset ZYRX sebesar 30,56% yoy mencapai Rp107,92 miliar, dari paruh pertama tahun 2021 sebanyak Rp82,66 miliar. Penjualan perangkat komputasi menjadi tulang punggung perseroan sebanyak Rp60,8 miliar, disusul produk IT, dan lain-lain, yang mayoritas diserap oleh entitas pihak ketiga.
Beban pokok ZYRX turut membengkak 33,03% yoy senilai Rp86,71 miliar, yang sebagian besar berasal dari kenaikan biaya pemakaian bahan baku, hingga upah langsung. Kendati beban umum-administrasi menyusut, namun biaya penjualan dan pemasaran membesar 42,06%. Namun, perseroan mampu meraup pendapatan lainnya sebanyak Rp3,53 miliar.
Neraca ZYRX per 30 Juni 2022 menunjukkan ada kenaikan aset sebesar 42,50% senilai Rp395,56 miliar, dari akhir 2021 sebanyak Rp277,57 miliar. Jumlah kewajiban pembayaran atau liabilitas perseroan membengkak 154,86% mencapai Rp197,64 miliar, sedangkan modal lebih rendah 1,05% senilai Rp197,91 miliar.
Hingga akhir Juni, arus kas operasi ZYRX dari pelanggan mencapai Rp178,39 miliar, yang sebagian besar dibayarkan untuk pemasok, penyelenggaraan kegiatan usaha, hingga biaya karyawan.
Adapun perseroan memakai dana Rp578,81 juta untuk aktivitas investasi, sedangkan kas bersih dari pendanaan yang digenggam mencapai Rp18,83 miliar. Alhasil, kas akhir periode yang disimpan senilai Rp17,53 miliar, lebih tinggi dari posisi kas di awal tahun.
Related News
Laba Bersih Bank Danamon (BDMN) Naik 19% di Kuartal III 2026
Komitmen Dividen 80 Persen, IPCC Perkuat Ekosistem Bisnis Terpadu
Jual 73,6 Juta, Sumber Garam Kini Hanya Kuasai 18,36% Saham FOLK
Kuartal III-2026, Bank Neo Commerce (BBYB) Raih Laba Bersih Rp430,98M
MNC Tourism (KPIG) Raih Pendapatan Rp1,66T, Terbesar dari Hospitality
Tutup Kuartal III 2026, Emiten Hary Tanoe (MSIN) Ungkap Capaian Ini





