EmitenNews.com - Perkasa Makmur Amara kembali mengeksekusi divestasi saham PT Metro Realty Tbk (MTSM) hingga menjadi 8,02 persen. Pada posisi sebelumnya ia masih menggenggam 10,81 persen saham MTSM.

Aksi divestasi dengan tujuan pemenuhan free float itu dilakukan pada 28 Juli 2026, di mana Perkasa Makmur Amara melepas 6,5 juta lembar saham MTSM di harga Rp620.

Transaksi ini terungkap dalam laporan kepemilikan saham tertanggal 29 Juli 2026 melalui keterbukaan informasi.

Jika ditarik lebih jauh, Perkasa Makmur Amara diketahui telah melakukan serangkaian aksi divestasi sejak pertengahan Juli 2026. Secara bertahap akhirnya kini pemegang saham itu mengantongi 8,02 persen atau setara 18.674.876 lembar saham dari sebelumnya 10,81 persen atau 25.174.876 lembar saham.

PT Metro Realty Tbk (MTSM) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp59 juta pada tahun 2025, berhasil menekan 95,9 persen rugi tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,43 miliar.

Dari sisi pendapatan usaha, MTSM juga mencatat perbaikan dengan meraih Rp32 miliar di tahun 2025, naik 18,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp27 miliar.

Kendati demikian, beban pokok pendapatan mengalami peningkatan sebesar Rp23 miliar, naik 15 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp20 miliar.

Tekanan juga terlihat dari beban usaha, meskipun tercatat mengalami penurunan 2,35 persen menjadi Rp8,3 miliar di tahun 2025, dari sebelumnya Rp8,5 miliar. Sementara dari sisi neraca, MTSM membukukan jumlah aset sebesar Rp45 miliar di tahun 2025, turun 8,16 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp49 miliar.

Liabilitas turun 19,05 persn dari Rp21 miliar menjadi Rp17 miliar, sedangkan ekuitas tercatat relatif di posisi Rp28 miliar. Hingga saat ini, saham MTSM masih terkena suspensi di level Rp500.