IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

ESGQKEHATI

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

ESGSKEHATI

 0.00%

IDXSHAGROW

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

IDXLQ45LCL

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

KB Bukopin
Sinerco

Perkuat Hegemoni, Arthaniaga Serok 1 Miliar Saham Pakuwon Jati (PWON)

05/10/2022, 10:15 WIB

Perkuat Hegemoni, Arthaniaga Serok 1 Miliar Saham Pakuwon Jati (PWON)

EmitenNews.com - Pakuwon Arthaniaga mempertebal kepemilikan saham di Pakuwon Jati (PWON). Berdasar data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), sebagai pengendali, Pakuwon Arthaniaga menyapu 1 miliar saham Pakuwon Jati. 


Dengan hasil itu, tabulasi saham Arthaniaga menggemuk menjadi 8,3 miliar lembar alias 17,27 persen. Melesat 2,07 persen dari sebelum transaksi dengan menggenggam 7,3 miliar saham setara dengan porsi 15,20 persen. Artinya, ada limpahan 1 miliar saham.


Sayangnya, transaksi tersebut dilakukan dalam alam senyap. Tidak dilengkapi data pendukung macam harga pembelian, nilai total, dan tujuan dari transaksi. Itu semua masih berselimut misteri.


Alhasil untuk mengetahui nilai transaksi harus melalui jendela gerak saham Pakuwon Jati. Pada penutupan perdagangan kemarin, saham Pakuwon Jati berayun di Kisaran Rp454 per lembar. Mengacau harga itu, nilai transaksi Arthaniaga sebesar Rp454 miliar. 


Per 31 Agustus 2022, pemegang saham Pakuwon Jati antara lain Pakuwon Arthaniaga 33,07 miliar lembar atau 68,68 persen, masyarakat 15,08 miliar saham alias setara dengan porsi kepemilikan 31,32 persen, Alexander Tedja 10,6 juta lembar setara 0,022 persen, dan Wong Boon Siew 1 juta lembar alias 0,0021 persen. (*)



Author: J S