Perkuat Infrastruktur Digital Nasional, INET Akuisisi THC
:
0
ilustrasi akuisisi. DOK/ISTIMEWA
EmitenNews.com -PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) terus memperkuat ekosistem infrastruktur digitalnya melalui langkah strategis akuisisi PT Trans Hybrid Communication (THC). Langkah ini dinilai akan memperkokoh posisi INET sebagai pemain utama dalam penyediaan layanan konektivitas, jaringan fiber optik, dan infrastruktur digital terintegrasi di Indonesia maupun regional.
Berdasarkan profil perusahaan terbaru, THC merupakan perusahaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang memiliki fondasi bisnis kuat sejak didirikan pada tahun 2006. Sebagai perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA), THC mengantongi lisensi komprehensif dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, termasuk izin Jaringan Tetap Tertutup (JARTAPTUP), ISP, hingga Jaringan Tetap Lokal (JARTAPLOK).
Lini Bisnis Strategis
Akuisisi ini membawa portofolio layanan THC yang luas ke dalam ekosistem INET. Bisnis utama THC mencakup:
Connectivity Solutions
THC dikenal sebagai spesialis layanan International Private Leased Circuit (IPLC) dan International Ethernet Private Line (IEPL). Dengan dukungan teknologi Dari Patner Teknologi Huawei dan Fiberhome layanan ini memungkinkan konektivitas privat antarnegara yang aman dan stabil bagi segmen enterprise maupun operator.
Internet Dedicated & IP Transit
THC menyediakan layanan internet dedicated dengan performa tinggi serta IP Transit bagi instansi pemerintah, korporasi, hingga sesama ISP yang membutuhkan konektivitas berstandar global.
Infrastruktur Fiber Optic
Kepemilikan backbone fiber optik internasional dan domestik serta jaringan Point of Presence (PoPs) di berbagai wilayah strategis menjadi fondasi penting dalam memperluas jangkauan layanan INET.
Data Center & Cloud Solutions
Selain layanan colocation, THC juga mengembangkan solusi Private Cloud yang menawarkan fleksibilitas dan keamanan data tinggi bagi kebutuhan big data dan transformasi digital organisasi.
Ekspansi ke Pasar Ritel (B2C)
Tidak hanya kuat di segmen korporasi (B2B), THC juga mulai melakukan penetrasi ke pasar ritel melalui merek Dukodu.id. Layanan internet broadband ini menjadi salah satu pendorong pertumbuhan basis pelanggan sekaligus membuka peluang ekspansi layanan hingga ke end-user.
Direktur Utama INET, Muhammad Arif, menyampaikan bahwa akuisisi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perseroan dalam memperkuat fondasi infrastruktur sekaligus memperluas kapabilitas bisnis ke depan.
“Akuisisi THC bukan sekadar ekspansi bisnis, tetapi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem infrastruktur digital nasional. Kami melihat masa depan konektivitas membutuhkan jaringan yang terbuka, skalabel, dan siap menghadapi pertumbuhan trafik digital yang semakin besar. Melalui sinergi ini, INET ingin mengambil peran lebih besar dalam membangun backbone digital Indonesia sekaligus membuka peluang ekspansi regional. Visi kami adalah menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya kuat secara teknologi, tetapi juga mampu mendorong inklusi digital dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” ujar Muhammad Arif.
Related News
BTN Kucuri Pindad Rp1,5 T, Sokong Produksi Maung MV3 hingga Amunisi
TCPI Masuk Radar HSC BEI! 94 Persen Saham Dikuasai Segelintir Investor
Free Float Jumbo, TCPI Sandang Status HSC
Direksi OMED Tambah Koleksi Saham, Borong 10 Ribu Lembar
Naik Kasta, MERK Jadwal Dividen 51,51 Persen Laba, Yield 7,05 Persen
Respons PP Ekspor SDA, Wilton Makmur (SQMI) Pastikan Belum Ada Dampak





