EmitenNews.com - Perkuat konektivitas udara antara dua provinsi bertetangga, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah, Maskapai Garuda Indonesia (GIAA) kembali melayani penerbangan rute Makassar-Palu-Makassar. Layanan penerbangan yang terakhir beroperasi pada 27 Maret 2026 itu, kini kembali dibuka.

"Pengoperasian kembali rute tersebut dilakukan melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan,," kata General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Ruly Artha, Senin (26/10/2026).

Sebelumnya layanan penerbangan itu terakhir beroperasi pada 27 Maret 2026 dan kini kembali melayani rute tersebut. Pengaktifan kembali rute Makassar-Palu menjadi langkah positif untuk memperluas konektivitas udara di kawasan Sulawesi.

"Harapannya, layanan ini dapat mendukung perjalanan masyarakat, memperlancar aktivitas bisnis, serta membuka peluang yang lebih luas bagi pengembangan potensi daerah," ujarnya.

Penting diketahui, penerbangan Makassar-Palu dilayani dengan pesawat Boeing 737-800 nomor penerbangan GA-608. Sedangkan, penerbangan dari Palu menuju Makassar menggunakan nomor penerbangan GA-609.

Frekuensi penerbangannya, empat kali dalam sepekan, yakni setiap Senin, Selasa, Kamis, dan Minggu. Untuk rute Makassar-Palu, pesawat dijadwalkan berangkat pada pukul 15.45 WITA.

Pada penerbangan perdana setelah rute tersebut kembali dibuka pada Minggu (25/10/2026), pesawat GA-608 mengangkut sebanyak 113 penumpang dari Makassar, Sulawesi Selatan menuju Palu, Sulawesi Tengah.

Menurut Branch Manager Garuda Indonesia Makassar, Ihsan Wartadiredja pembukaan kembali rute tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antara Sulsel dan Sulteng. Ketersediaan penerbangan langsung antardaerah tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di kedua provinsi.

Sebagai salah satu gerbang utama transportasi udara di kawasan Indonesia Timur, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin berkomitmen mendukung ketersediaan layanan penerbangan yang sesuai kebutuhan masyarakat. Juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah.

Manajemen Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar terus mendukung pengembangan jaringan penerbangan melalui kolaborasi dengan maskapai dan seluruh pemangku kepentingan. ***