Perkuat Lini Kendaraan Listrik, Entitas Indika Energy (INDY) Teken Pinjaman USD45 Juta
:
0
EmitenNews.com - Indika Energy Tbk (INDY) menyampaikan bahwa anak-anak perusahaan telah menandatangani perjanjian pinjaman konversi menjadi saham dengan total senilai USD45 juta dengan para investor asing pada tanggal 17 Agustus 2023.
Adi Pramono Corporate Secterary INDY dalam keterangan tertulisnya Senin (21/8) menuturkan bahwa Anak usaha INDY yang terdiri dari PT Solusi Mobilitas Indonesia (SMI), PT Indika Energy Infrastructure (IEI) dan PT Ilectra Motor Group (IMG) menandatangani perjanjian pinjaman sebesar USD45 juta dengan para investor yang terdiri Horizon Ventures, Alpha JWC III, L.P. dan atau afiliasinya, HH-CTBC Partnership. L.P., dan Brama One Ventures Limited terkait rencana investasi mereka di IMG.
Lebih lanjut Adi memaparkan Rencana Transaksi ini akan terdiri dari, antara lain, peningkatan modal dalam IMG oleh SMI dan IEI serta pemberian pinjaman yang dapat dikonversikan kepada IMG oleh para investor dengan tanggal jatuh tempo pada 19 Mei 2028, dan dapat diperpanjang sampai dengan atau sebelum tanggal 19 Mei 2032.
Selanjutnya Penyelesaian dari Rencana Transaksi masih bergantung pada pemenuhan persyaratan oleh para pihak sebagaimana diatur dalam perjanjian-perjanjian, persyaratan-persyaratan mana ditargetkan untuk dipenuhi dalam 30 hari kalendar setelah tanggal penandatanganan perjanjian-perjanjian.
"Rencana transaksi dalam INDY ini selaras dengan strategi diversifikasi Perseroan khususnya dalam rangka ekspansi sektor usaha kendaraan listrik dan menyediakan ekosistem kendaraan listrik yang komprehensif di Indonesia,"pungkasnya.
Related News
Holding Jasa Keuangan Grup Salim Serap 13,8 Juta Saham Baru BINA
Arus Kas Operasi HAJJ Berbalik Positif Rp77,96M Pada Kuartal III 2026
Trisula (TRIS) Cetak Kinerja Apik di Q3 2026, Siapkan Buyback Rp10M
MARK Tebar Dividen Interim Kedua Rp20 per Saham, Yield 2 Persen
ASSA Tebar Dividen Interim Rp20/Saham Setara Rp73,82M, Cek Jadwalnya!
Turnaround! WMPP Cetak Laba di Kuartal III-26, Penjualan Melonjak 40%





