Perkuat Modal, TCPI Private Placement 500 Juta Lembar
:
0
Pengurus Transcoal Pacific menunjukkan tanda mata dari Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Transcoal Pacific (TCPI) bakal menggeber private placement 500 juta lembar. Pengeluaran saham baru itu, setara 10 persen dari modal ditempatkan, dan disetor penuh. Penerbitan saham anyar tersebut dibalut dengan nilai nominal Rp100.
Hajatan itu digelar untuk memperkuat, mengembangkan, mendorong pertumbuhan usaha, mewujudkan visi menjadi penyedia jasa angkutan laut, logistik terbaik, dan terpercaya nasional. Transaksi itu, diharap meningkatkan daya saing, pendapatan, memberi manfaat positif bagi pelanggan, dan seluruh pemangku kepentingan.
Selain itu, penambahan modal tersebut dilakukan karena pertumbuman, dan kinerja perseroan terus positif dari tahun ke tahun. Nah, dari tindakan itu, diharap mendapat tambahan dana untuk memperkuat permodalan, pengembangan usaha, dan pertumbuhan perusahaan.
Rencana itu, akan membuat jumlah saham beredar perseroan bertambah, mendongkrak likuiditas perdagangan saham, dan diversifikasi sumber pendanaan perseroan dari pasar modal selain dari fasilitas pinjaman lembaga perbankan.
Setelah pelaksanaan aksi itu, porsi saham Sari Nusantara Gemilang akan terdilusi 5 persen menjadi 50 persen dari sebelumnya 55 persen. Lalu, bagian saham Karya Permata Insani susut 2,27 persen menjadi 22,73 persen dari 25 persen.
Terakhir, investor publik di bawah 5 persen akan berkurang 1,82 persen menjadi 18,18 persen dari sebelum transaksi 20 persen. Aksi korporasi itu, akan digelar setelah mendapat persetujuan dari para pemegang saham perseroan.
Oleh karena itu, perseroan akan izin investor dalam rapat umum pemegang saham luar biasa pada Senin, 6 Januari 2025 pukul 14.00 WIB di Medan Room, Lantai 1, The Westin Jakarta. Peserta berhak terlibat harus tercatat sebagai pemegang saham pada 12 Desember 2024. (*)
Related News
Pendapatan Moncer, Laba Emiten Prajogo (BRPT) Drop 64,71 Persen
Paruh I 2026, Bisnis Tol META Menguat Signifikan
Emiten Distributor Alat Kesehatan ini Raup Laba Rp221M di Q2-2026
Kinerja Apik, INPP Tabulasi Laba Rp141,98 Miliar
Pendapatan Susut, Emiten Lo Kheng Hong (ABMM) Raup Laba USD39,38 Juta
Bisnis Baru Infrastruktur EV, Bos DRMA Ungkap Prospeknya di GIIAS 2026





