EmitenNews.com - Guna mengantisipasi peningkatan kebutuhan menjelang bulan Ramadan PT Pertamina Patra Niaga menambah pasokan elpiji 3 kilogram (kg) sejumlah 1,1 juta tabung ke Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),

Area Manager Communication, Relations, dan Corporate Social Responsibility (CSR) Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga Taufiq Kurniawan, menyatakan langkah itu bertujuan menjaga kehandalan stok di tingkat pangkalan.

"Kami memastikan tambahan fakultatif ini dapat menjaga kehandalan stok di lapangan, terutama di tingkat pangkalan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan elpiji 3 kg selama Ramadhan," ujar Taufiq, melalui keterangan resmi, Senin (16/2/2026).

Dari total tambahan pasokan tersebut, sejumlah 144 ribu tabung dialokasikan untuk wilayah DIY, sedangkan lebih dari 1 juta tabung disalurkan ke berbagai daerah di Jawa Tengah.

Jumlah itu setara dengan peningkatan 75 persen dibandingkan penyaluran normal harian.

Menurut Taufiq, kebijakan penambahan pasokan merupakan bagian dari upaya Pertamina menjaga stabilitas pasokan energi, sekaligus mendukung pengendalian inflasi dan menjaga daya beli masyarakat selama bulan suci.

"Langkah ini juga sebagai dukungan terhadap program subsidi elpiji yang dijalankan pemerintah," imbuhnya.

Pertamina mengimbau masyarakat yang mampu agar beralih menggunakan elpiji nonsubsidi, seperti Bright Gas ukuran 5,5 kg dan 12 kg, guna memastikan penyaluran subsidi tetap tepat sasaran.

Selain itu, masyarakat diharapkan membeli elpiji 3 kg di pangkalan resmi Pertamina karena stok terjamin dan harga sesuai ketentuan, dengan harga eceran tertinggi (HET) paling murah Rp18 ribu per tabung.

"Apalagi sekarang lokasi pangkalan terdekat dapat diakses dengan mudah melalui subsiditepatlpg.mypertamina.id," kata Taufiq.(*)