Pertemuan Menlu ASEAN, Pertegas Komitmen Asia Tenggara Pusat Pertumbuhan Ekonomi Dunia
:
0
Para Menlu ASEAN sepakat perkuat komitmen negara-negara Asia Tenggara pusat perekonomian dunia. dok. Kemenlu. VOA Indonesia.
EmitenNews.com - Indonesia bersama negara-negara ASEAN lain menyepakati Joint Communique sebagai bentuk pernyataan bersama hasil pertemuan ASEAN ke-56. Pertemuan 56th ASEAN Foreign Ministers Meeting (AMM) di Jakarta pada 11-12 Juli mempertegas komitmen negara-negara Asia Tenggara untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dunia. Presiden Joko Widodo hadir dalam courtesy call penyelenggaraan Pertemuan Ke-56 Menteri Luar Negeri ASEAN (AMM) di Jakarta, Jumat (14/7/2023).
Selain itu, communique ini juga bentuk komitmen untuk realisasi prioritas ekonomi (Priority Economic Deliverables/PED) Indonesia di bawah pilar Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
Ekonomi ASEAN diproyeksikan akan mencapai pertumbuhan PDB sebesar 4,7 persen tahun 2023, dan pada tahun depan akan mencapai 5 persen, didorong oleh konsumsi domestik yang kuat, kinerja ekspor positif, serta pemulihan di sektor jasa.
PED ini ditopang oleh tiga dorongan strategis. Di antaranya, pemulihan dan pembangunan kembali dari dampak pandemi COVID-19, melanjutkan momentum ASEAN sebagai pusat pertumbuhan melalui integrasi ekonomi digital yang inklusif, serta pembangunan ekonomi berkelanjutan. Hal ini ini meliputi penguatan stabilitas keuangan, ketahanan energi, dan ketahanan pangan, serta mempercepat implementasi ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP).
“Kami mengakui bahwa produksi pangan dan pertanian yang berkelanjutan, termasuk produksi minyak nabati yang berkelanjutan, sangat penting bagi pencapai SDGs pada tahun 2030, dan akan berkontribusi pada upaya regional dan global menuju pemulihan ekonomi, pertumbuhan ekonomi hijau, dan ketahanan pangan.” Demikian pernyataan Joint Communique artikel nomor 64 yang dikutip Jumat (14/7/2023).
Related News
OTT ke-15 dalam 2026, KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Korupsi
Amplop Putih di Meja Menhut Masih jadi Soal, KPK Dalami Asal Uangnya
Listrik Padam Bergilir di Kalbar, Anggota DPR Dorong ada Kompensasi
5 Rute Baru Transjabotabek ke Depok Dimatangkan Gubernur Pramono
Mulai Juli, Registrasi Kartu SIM Baru Wajib Pakai Verifikasi Biometrik
Kasus Korupsi Bupati Kuansing, Menhut Klarifikasi Soal Amplop Putih





