Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Tahun 2024 Diprediksi ada Pada Rentang 4,8% - 5,0%
:
0
EmitenNews.com -Badan Pusat Statistik (BPS) pada Senin (6/11) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 4,94% yoy pada kuartal III. Angka pertumbuhan dari produk domestik bruto (PDB) itu hanya tumbuh 1,60% (quarter-to-quarter/qtq) bila dibandingkan kuartal II sebesar 5,17% secara tahunannya yoy.
Realisasi pertumbuhan kuartal III juga lebih rendah dari kuartal III 2022 yang sempat mencapai 5,73% yoy. Secara perhitungan kumulatifnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 5,05% (cumulative-to-cumulative/c-to-c).
Adapun PDB atas dasar harga berlaku ( ADHB ) secara total mencapai Rp5.296 triliun pada kuartal III 2023. Sementara PDB atas dasar harga konstan 2010 ( ADHK ) tercatat sebesar Rp3.124,9 triliun.
Tergerusnya pertumbuhan ekonomi nasional juga terlihat dari penurunan di skala provinsi. BPS menyebut, hampir seluruh provinsi mengalami pertumbuhan ekonomi yang melambat secara tahunan.
Ekonom dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Ryan Kiryanto mengatakan bahwa ekonomi Indonesia tahun depan kemungkinan akan lebih lambat dibanding tahun ini. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2024 diprediksi hanya akan mencapai 4,8% - 5,0% secara year on year (YoY).
"Ini karena ketidakpastian suhu politik nasional karena ada pergantian Pemerintahan pasca Pemilu 2024. Dunia usaha akan lebih banyak wait and see," kata Ryan, Rabu (8/11).
Related News
2027, DSI Awasi Ekspor Batu Bara, Eksportir Tidak Kehilangan Kendali
Antam (ANTM) Ambil Alih Tambang Emas 3.500 Hektare Kristalin di Nabire
Utang Pemerintah Capai Rp10.326 Triliun, Terbesar SBN Rp8.962T
Bertambah 3, Kini 8 Negara Penempatan Relaksasi Aturan DHE SDA
Meski Lewat DSI, Mendag Pastikan Prosedur Ekspor tidak Berubah
Ekspor Satu Pintu Melalui DAI, Mari Dengar Permintaan Gapki





