IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

Pertumbuhan Kredit Baru Triwulan II 2021 Diprediksi Meningkat

21/04/2021, 11:30 WIB

Pertumbuhan Kredit Baru Triwulan II 2021 Diprediksi Meningkat

EmitenNews - Survei Perbankan Bank Indonesia (BI) mengindikasikan penyaluran kredit baru akan meningkat pada triwulan II 2021. Hal ini terindikasi dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) penyaluran kredit baru sebesar 93,3%, meningkat dari 30,4% pada triwulan I 2021.


Berdasarkan jenis penggunaan, pertumbuhan kredit baru terindikasi terjadi pada seluruh jenis kredit, tertinggi pada kredit konsumsi dengan SBT 56,1%, diikuti oleh kredit modal kerja dan kredit investasi (SBT 19,7% dan 5,4%). "Namun demikian, penyaluran kredit baru untuk jenis modal kerja diindikasi tumbuh melambat dibandingkan triwulan sebelumnya," sebut siaran pers BI, Rabu (21/4/2021).


Secara sektoral, penyaluran kredit baru tertinggi terjadi pada sektor Jasa Kesehatan & Kegiatan Sosial (SBT 55,3%), diikuti oleh sektor Industri Pengolahan dan sektor Konstruksi (SBT 42,7% dan 27,4%)


Pada triwulan II 2021, secara triwulanan (qtq), kredit baru diprakirakan tumbuh lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya. Hal ini terindikasi dari SBT prakiraan permintaan kredit baru pada triwulan II 2021 sebesar 93,3%, lebih tinggi dibandingkan 30,4% pada triwulan sebelumnya, maupun dibandingkan -33,9% pada triwulan yang sama tahun 2020.


Prakiraan pertumbuhan tersebut menurut BI mengindikasikan kinerja pembiayaan yang semakin membaik pada triwulan II 2021.


Prioritas utama responden dalam penyaluran kredit baru triwulan II 2021 adalah kredit modal kerja, diikuti oleh kredit investasi, dan kredit konsumsi. Pada jenis kredit konsumsi, penyaluran kredit kepemilikan rumah/apartemen masih menjadi prioritas utama, diikuti oleh penyaluran kredit multiguna dan kredit kendaraan bermotor.


Standar penyaluran kredit pada triwulan II 2021 diprakirakan tidak seketat periode sebelumnya. Hal itu terindikasi dari Indeks Lending Standard (ILS) sebesar 2,8%, sedikit lebih rendah dibandingkan dengan 4,0% pada triwulan sebelumnya. Aspek kebijakan penyaluran yang diprakirakan tidak seketat triwulan sebelumnya antara lain premi kredit berisiko, agunan, dan persyaratan administrasi.


Author: F J