Peta Kepemilikan Saham BACH Berubah Drastis
:
0
Kiri-kanan: Jajaran Manajemen PT Bach Multi Global Tbk. (BACH), Budi Kurniawan Direktur Utama, Hasby Jap Direktur, Anita Anwar Komisaris Utama, dan Audia Michael Septian Direktur. Foto: EmitenNews/Rizki.
EmitenNews.com - Anak perusahaan dari PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) yakni PT Global Telekomunikasi Prima (GTP) resmi menambah kepemilikan saham di PT Bach Multi Global Tbk (BACH) menjadi 51 persen.
Aksi pembelian saham itu, tak lepas dari perjanjian opsi yang telah ditandatangani GTP dengan PT Bach Multi Sukses Investama (BMSI) pada awal tahun 2026.
Berdasarkan keterbukaan infromasi, manajemen TOWR menerangkan, pada Selasa 14 Juli 2026 GTP telah menandatangani Perjanjian Penutupan (Transaksi) dengan PT Bach Multi Sukses Investama (BMSI) untuk mengeksekusi hak opsi tersebut.
Dalam kesepakatan penutupan ini, BMSI setuju untuk menjual dan mengalihkan kepemilikannya sebanyak 1.042.227.300 lembar saham BACH kepada GTP. Jumlah tersebut setara dengan kurang lebih 25,52% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh dalam BACH.
Transaksi tersebut berlangsung pada 14 Juli 2026 dengan harga pelaksanaan di Rp442.
Usai transaksi itu, peta kepemilikan saham BACH mengalami perubahan signifikan. Di mana GTP kini memegang 2.083.059.300 lembar saham atau setara 51 persen hak suara, sementara BMSI menggenggam 1.093.268.700 lembar saham atau setara 26,77 persen.
Adapun porsi saham yang beredar di masyarakat atau free float mencapai 908.102.000 atau setara 22,23 persen.
Sekretaris Perusahaan TOWR, Monalisa Irawan, menegaskan bahwa eksekusi opsi saham ini tidak memberikan dampak negatif yang material.
"Tidak terdapat dampak negatif material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan sehubungan Transaksi," jelas Mona.
Related News
Berbalik Untung, Laba MSIE Paruh Pertama Melambung 223,93 Persen
Anggota Direksi OMED Tambah Porsi Saham Lewat MESOP
FORE Serap Dana Hasil IPO untuk Ekspansi Outlet
Buka Lapangan Kerja, ini Komitmen APLN
Imbas Banjir Bandang, Aktivitas Pengeboran DEWA 0 Meter
INPP Ekspansi Luar Jakarta, Genjot Pertumbuhan Berkelanjutan





