IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

Presiden: Pertumbuhan Ekonomi Harus Jadi Mesin Pemerataan

05/05/2021, 10:15 WIB

Presiden: Pertumbuhan Ekonomi Harus Jadi Mesin Pemerataan

EmitenNews - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Rencana Kerja Pemerintah untuk tahun 2022 masih akan difokuskan pada pemulihan ekonomi dan reformasi struktural.


"Fondasi paling awal dari pemulihan ekonomi adalah pengendalian Covid-19. Di saat yang sama belanja pemerintah juga harus dipercepat, terutama untuk program bantuan sosial dan padat karya. Selain itu sisi permintaan juga harus diperbesar dengan mendorong belanja masyarakat," katanya saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas), di Istana Negara, Selasa (04/05/2021).


Presiden menekankan lagi di akhir Maret 2021 di perbankan masih ada uang APBD provinsi, kabupaten, dan kota sebesar Rp182 triliun yang seharusnya segera dibelanjakan untuk memperbesar sisi permintaan atau konsumsi. Sektor industri juga harus didorong agar mulai bangkit dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.


“Domestic supply side harus ditingkatkan. Tetapi semua dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat, ketat! Jangan ditawar-tawar mengenai ini,” tegasnya.


Di sisi lain, Presiden mengungkapkan, pemerintah telah melakukan reformasi struktural secara besar-besaran dengan mengeluarkan Undang-Undang Cipta Kerja. Untuk itu, ia meminta semua kementerian/lembaga dan pemerintah daerah bersinergi dalam melaksanakan dan memanfaatkan reformasi struktural ini.


“Harus kita rencanakan sejak sekarang bahwa nilai tambah di sektor industri harus ditingkatkan, ketahanan pangan harus meningkat, dan pemulihan sektor pariwisata harus berjalan dengan baik,” tuturnya.


Presiden juga meminta jajarannya memperkuat ekonomi hijau atau green economy karena Indonesia adalah salah satu paru-paru terbesar dunia yang potensi kekayaan hutan mangrove dan hutan tropisnya masih dapat dimanfaatkan secara maksimal.


Author: F J