Produksi & Stok Beras RI Capai Rekor Tertinggi
:
0
Ilustrasi aktivitas penyortiran beras.
EmitenNews.com - Pemerintah Indonesia memastikan tidak akan melakukan impor beras pada 2025, seiring peningkatan tajam produksi domestik dan stok cadangan beras nasional.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, pada Kamis (8/5) menyatakan bahwa produksi beras dalam negeri melonjak signifikan hingga 8,61 juta ton pada kuartal I-2025, tumbuh 53% secara tahunan (YoY). Stok cadangan beras pemerintah di gudang Bulog pun mencapai rekor tertinggi dalam 57 tahun terakhir, yakni 3,6 juta ton per awal Mei 2025.
Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksikan produksi beras nasional pada paruh pertama 2025 mencapai 18,76 juta ton atau naik 11,2% YoY.
Proyeksi ini ditopang oleh cuaca yang lebih bersahabat dan peningkatan luas lahan panen menjadi 6,22 juta hektare (+11,9% YoY).
Sementara itu, Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) memperkirakan produksi beras Indonesia untuk musim tanam 2024/2025 akan meningkat 4,8% YoY menjadi 34,6 juta ton—tertinggi di Asia Tenggara—melampaui target pemerintah sebesar 32,8 juta ton untuk tahun ini.
Lonjakan produksi ini merefleksikan pemulihan sektor pertanian pasca dampak El Nino 2023, yang sempat memicu lonjakan harga beras domestik hingga 20% YoY pada Maret 2024. Kini, harga beras mengalami koreksi sekitar 1–2% YoY pada April 2025, melanjutkan penurunan 4–9% YoY pada bulan sebelumnya.
Stabilitas harga di tengah melimpahnya pasokan beras nasional dipandang positif bagi daya beli masyarakat sekaligus menjaga kesejahteraan petani. Jika tren produksi tinggi dengan harga stabil ini berlanjut, sektor pangan Indonesia berpotensi lebih tahan terhadap gejolak harga global.
Di sisi lain, absennya impor beras pada 2025 turut membantu menekan nilai impor nasional. Sebagai catatan, sepanjang 10 bulan pertama 2024, Indonesia tercatat mengimpor 3,48 juta ton beras dengan nilai US$2,2 miliar atau sekitar Rp34,2 triliun.
Related News
Transformasi SDM Unggul, Bank BSN Sabet Human Capital Awards 2026
Karhutla di Tanah Air, Polri Tetapkan 265 Tersangka, 20 dari Korporasi
Silmy Karim Didakwa Peras Penjamin WNA Rp168,92M, JPU Bongkar Modusnya
Kata Pandu Sjahrir Soal Polemik Supra Sekuritas
Kasus Suap HGB Summarecon Agung, MAKI Desak KPK Jemput Paksa Nusron
KPK Usul Aset Pejabat yang tidak Dilaporkan ke LHKPN Bisa Disita





