EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berkutat di level 5.900 hingga 6.200 di pekan ini.

Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, M Nafan Aji Gusta bahkan menyebutkan bahwa area 6.000 menjadi support psikologis penting sebagai sinyal pemulihan, karenanya IHSG perlu kembali bergerak konsisten di atas area resistance.

Ia berpandangan bahwa di pekan ini level 5.900-6.200 relevan sebagai area konsolidasi dengan harapan tekanan jual asing mulai mereda dan nilai tukar rupiah kembali stabil bahkan menguat.

Di sisi lain, secara teknikal pergerakan IHSG berada pada posisi untuk rebound mengingat “wave (X)” sebenarnya sudah mulai terbentuk.

“Sementara itu, indikator Stochastics K_D sudah dalam kondisi jenuh jual secara esktrim atau extremely oversold, sembari membentuk pola golden cross. Di sisi lain, volume spike juga terbentuk,” kata Nafan, Senin (5/10).

Untuk perdagangan awal pekan, ia memperkirakan support area berada di 5.973 dan 5.851, dengan resistance berada di 6.180 dan 6.335.

Sementara dalam riset Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis menuturkan secara teknikal, indikator Stochastic RSI membentuk Golden Cross di area oversold, sedangkan histogram MACD masih dalam area negatif.

“IHSG ditutup di atas MA3. Diperkirakan IHSG sideways cenderung menguat pada kisaran 6,000-6,200 pekan ini,” ujarnya.