PTBA Resmikan Dua PLTS Kapasitas 23,6 kWp di Muara Enim
:
0
Potret aktivitas perseroan PTBA.
EmitenNews.com - PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) memperluas inisiatif energi terbarukan dengan meresmikan dua Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) irigasi di Desa Matas dan Desa Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Dalam siaran tertulisnya yang terbit pada Selasa (21/10), PTBA menyebut peresmian turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, Bupati Muara Enim H. Edison, Wakil Bupati Hj. Sumarni, jajaran Forkopimda, serta manajemen PTBA termasuk Direktur Sumber Daya Manusia Ihsanuddin Usman dan Sustainability Division Head Dedy Saptaria Rosa.
Ihsanuddin menegaskan bahwa pembangunan dua PLTS irigasi tersebut merupakan bagian dari kontribusi PTBA dalam mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) di masyarakat.
“Hingga saat ini, PTBA telah membangun 11 PLTS irigasi di wilayah sekitar operasional, dengan total penerima manfaat 1.169 petani dan luas lahan terairi sekitar 639 hektare,” ujarnya.
Perseroan tengah menyiapkan tiga proyek lanjutan yang kini dalam tahap pembangunan di Muara Gula Baru, Kepur, dan Muara Lawai Seberang. Menurut Ihsanuddin, ekspansi tersebut sejalan dengan strategi perseroan untuk mendukung transisi energi bersih dan peningkatan kesejahteraan petani.
“Dengan adanya PLTS ini, produktivitas petani di Desa Matas dan Tanjung Karangan diproyeksikan meningkat dari satu menjadi dua hingga tiga kali panen per tahun, dengan potensi tambahan hasil sekitar 200,3 ton gabah kering giling per tahun,” tambahnya.
Dua PLTS irigasi ini dibangun pada Mei 2025 dan rampung Agustus 2025, masing-masing memiliki kapasitas terpasang 11,8 kilowatt peak dengan 20 panel di lahan 150 meter persegi, mampu mengairi lahan sekitar 20 hektare per desa. Program ini menjadi bagian dari model penerapan EBT berbasis masyarakat yang diinisiasi PTBA di kawasan operasional Sumatera Selatan.
Related News
Emiten Unggas (AYAM) Transaksi Aset, Nilai Capai Rp70 Miliar
Masuknya Djarum & Tren 5G Menyengat Reli Saham BACH, Ini Kata Pengamat
Emiten Harry Tanoe (BHIT) Melesu, Laba Bersih Anjlok 52 Persen
Ditopang Produksi Panas Bumi, Pertumbuhan PGE (PGEO) Meningkat
ASLC Bidik Penjualan di Caroline Tembus Rp1T, Digitalisasi Jadi Kunci
Pendapatan Naik, PYFA Pangkas Rugi Hingga 99,4 Persen Per Juni 2026





