RAJA Dapat Rating idA+, Ditopang Kontrak Gas Jangka Panjang
:
0
Blok Kasuri Papua Barat menjadi garapan emiten besutan Happy Hapsoro. Foto: RAJA.
EmitenNews.com - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyematkan peringkat idA+ dengan prospek stabil untuk PT Rukun Raharja Tbk (RAJA). Peringkat tersebut mencerminkan posisi pasar RAJA yang kuat, skema kontrak yang terjamin, dan profil keuangan yang solid.
Analis Pefindo, Faizun Muhtada, dalam catatannya Selasa, 14 Juli 2026 menjelaskan peringkat idA+ mencerminkan kemampuan RAJA dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang yang dinilai kuat dan berada di atas rata-rata perusahaan sejenis.
Kinerja tersebut ditopang oleh posisi RAJA yang telah mapan di bisnis transmisi dan distribusi gas bumi. Perseroan juga memiliki kepastian pendapatan melalui kontrak jangka panjang, termasuk kerja sama pasokan gas dengan Grup Sinar Mas yang menjadi salah satu penyangga arus kas perusahaan.
Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh paparan terhadap fluktuasi harga komoditas, risiko pengembangan proyek, serta profil bisnis yang terkonsentrasi.
Faktor Pendorong dan Penekan Peringkat
Pefindo mencatat peringkat dapat dinaikkan jika RAJA memperkuat bisnis midstream dan downstream yang memberikan kepemimpinan biaya sehingga profitabilitas lebih stabil.
Sebaliknya, peringkat dapat diturunkan jika RAJA menambah utang jauh lebih besar dari proyeksi sehingga melemahkan struktur permodalan. Peringkat juga tertekan jika RAJA gagal mempertahankan kontrak end-to-end, terutama di bisnis downstream yang rawan risiko penipisan pasokan gas.
RAJA bergerak di bidang transmisi dan distribusi gas di Indonesia. Perusahaan memiliki aset strategis di midstream bersama PT Pertamina Gas (Pertagas) dan hak partisipasi di Blok Jabung dan Cepu untuk bisnis hulu.
Per 30 April 2026, pemegang saham RAJA terdiri dari PT Sentosa Bersama Mitra 35,45%, Bapak Hapsoro 27,52%, PT Basis Utama Prima 12,38%, publik 24,31%, dan saham treasuri 0,35%.
Related News
Laba ANTAM Naik 34%, Disumbang 80% Penjualan Emas yang Tumbuh 1%
Antam Raih Laba Bersih Rp6,91 T di 1H26, Emas Sumbang 80% Penjualan
Aset Makin Gendut, Laba ADRO Melejit 76,84 Persen Semester I
Medio 2026 SRTG Boncos 3.897 Persen, Saham Justru Meledak
Wadirut Chaterine Sutjahyo Undur Diri Dari GOTO, Sahamnya Tetap Gocap?
BEI Pantau Saham Sumber Mas Konstruksi (SMKM), Mari Cek Alasannya





