Rajin Transaksi, Komisaris Ini Koleksi 7,95 Juta Saham Allo Bank (BBHI)
:
0
EmitenNews.com - Komisaris Allo Bank Indonesia (BBHI) terus memperbesar koleksi saham perseroan. Ya, Ali Gunawan membeli 1.500 lembar pada harga pelaksanaan Rp478 per lembar. Ali hanya butuh merogoh kocek Rp717 ribu untuk menebus saham tersebut.
Transaksi beli saham Allo Bank itu, terjadi pada Selasa, 25 Januari 2022. ”Transaksi itu sebagai pemesanan saham tambahan dalam right issue Allo Bank,” tutur Aryanto Halawa, Finance, Planning & Control Division Head Allo Bank Indonesia, Senin (31/1).
Menyusul transaksi itu, kepemilikan saham Ali Gunawan di Allo Bank terus bertambah. Kini, Ali Gunawan menggenggam saham Allo Bank sebanyak 7.953.300 lembar atau 7,95 lembar setara 0,037 persen. Bertambah dari sebelumnya 7.951.800 lembar setara 0,037 persen.
Sebelumnya, Ali Gunawan Ganda Raharja Rusli mengeksekusi saham Allo Bank senilai Rp1,77 miliar. Itu setelah duo pentolan Allo Bank itu, membeli 3.682.084 atau 3,68 juta lembar. Pembelian dilakukan pada kisaran harga Rp478-5.950 per lembar.
Ali kala itu, membeli saham Allo Bank Indonesia 3,67 juta lembar senilai Rp1,75 miliar. Harga pembelian terjadi di kisaran Rp478 per saham. Tujuan pembelian melaksanakan hak memesan efek terlebih dahulu untuk right issue jilid III Allo Bank Indonesia.
Menyusul transaksi itu, Ali mengempit saham Allo Bank Indonesia 7,95 juta lembar atau 0,037 persen. Bertambah 0,037 persen dari sebelumnya 4,27 juta lembar atau 0,037 persen. Sedang Ganda Raharja membeli 5.484 lembar senilai Rp14,89 juta. Pembelian dilakukan dengan harga pelaksanaan antara Rp1.263-5.950 per lembar. Dengan transaksi itu, Ganda mempunyai saham Allo Bank 9.884 lembar atau 0,00005 persen. Bertambah 0,00001 persen dari sebelumnya 8.184 lembar atau 0,00004 persen. (*)
Related News
Pakai Duit Bank, Emiten Hapsoro (RAJA) Tebus 5% Saham LNG USD43,6 Juta
Pasca Sandiaga Uno Masuk, Ini Kabar Terbaru dari MUTU
Bank Mandiri Rampungkan Penerbitan Perpetual Bond USD750 Juta
BUMI Beli Tambang Australia dengan Akumulasi Rugi Jumbo, Ini Alasannya
Eksposur FOLK, Terlibat dalam 2 Megaproyek Pusat Data Internasional
Jadi Sorotan BEI, Begini Jawaban Manajemen Emiten Duo Taipan Ini





