Ratusan UMKM Unjuk Gigi, Kunjungi BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR Mulai 7 Desember!
Direktur Utama BRI Sunarso. dok. BRI.
Aspek kurasi meliputi design inovasi produk, dampak sosial & lingkungan, kemampuan ekspor, pencapaian UMKM dan apresiasi yang pernah diraih oleh UMKM Pendaftar. UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR edisi kali ini menampilkan UMKM Indonesia yang telah dikurasi dan memenuhi standar global, namun tetap bertumpu pada sumber daya lokal, pemberdayaan komunitas lokal, dan kepedulian lingkungan.
Pelaksanaan tahun ini juga menghadirkan rangkaian acara menarik dan penting untuk diikuti yaitu showcase produk UMKM, Bazaar, Business Matching, Pojok Konsultasi, UMKM Award, Live Shopping, Entertainment & Art Installation, Podcast, Talkshow dan Creative Lab.
Sementara itu, Direktur Bisnis Kecil dan Menengah BRI Amam Sukriyanto mengungkapkan bahwa untuk mendukung merealisasikan penjualan UMKM secara go global, BRI memiliki enam kantor di luar negeri yang sudah bekerja sama dengan 1.200 bank. BRI juga membekali UMKM dengan berbagai pelatihan yang telah diselenggarakan sebelum business matching dilaksanakan.
“Kami harapkan terjalin komitmen pembelian produk UMKM sehingga dapat semakin memperluas akses pasar global," katanya.
Pada UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR tahun lalu, pelaku UMKM berkesempatan menjajaki kerja sama dengan para calon pembeli (buyer) dari berbagai negara melalui business matching. Tahun ini, rangkaian acara virtual business matching telah dilakukan pada 27 – 29 November 2023. BRI pun menargetkan pasar potensial secara virtual dari beberapa negara seperti Jepang, Hongkong, UEA, Taiwan, Malaysia, Korea Selatan, US, Mexico, Canada, Belanda, Italia, Australia, New Zeland, dan lain sebagainya. ***
Related News
AVIA Tabur Sisa Dividen Rp709,24 Miliar, Cair 28 April
Sedot Rp18,35 Miliar, Ini Hasil Eksplorasi ANTM
NISP Salurkan Dividen Rp1,03 Triliun, Ini Jadwalnya
AMMN Alihkan 105,8 Juta Saham Treasuri, Izin Investor 19 Mei
ARNA Gulirkan Dividen Rp330,36 Miliar, Cum Date 16 April
KrediOne Dorong Literasi Keuangan Lewat “Pindar Mengajar” di UNRI





