Raup Laba USD230 Juta, DSSA Putuskan Absen Bagi Dividen
:
0
PT Dian Swastatika Sentosa (DSSA) menjadi salah satu emiten yang harus tergusur dari MSCI Global Standard Index. Foto: DSSA
EmitenNews.com - Emiten grup Sinarmas, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) memutuskan absen membagikan dividen kepada para pemegang saham.
Hal itu tak lepas dari kinerja tahun buku 2025 DSSA di mana laba bersih DSSA tergerus menjadi USD230,53 juta atau turun 25,41 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar USD309,08 juta.
Alhasil, DSSA hanya mengalokasikan laba bersih sebesar USD100 ribu untuk cadangan wajib perseroan, dan sebesar USD230 juta untuk laba ditahan perseroan.
Di sisi lain, tekanan eskternal sempat menjadi sentimen terhadap pergerakan saham DSSA di bursa, salah satunya dampak dari rebalancing MSCI.
Sempat menjadi motor penggerak atas reli IHSG pada Rabu (10/6) dengan kenaikan signifikan sebesar 17,04% ke level Rp790 dengan nilai transaksi mencapai Rp1,4 triliun. Kini, sahamnya kembali bergerak melemah 9,49 persen atau turun 75 poin ke level Rp715 pada perdagangan intraday Kamis (11/6).
Selain memastikan perseroan tak membagikan dividen bagi para pemegang saham, DSSA juga menetapkan jajaran manajemen terbaru untuk period berikutnya, yaitu;
Dewan Komisaris:
- Presiden Komisaris: Franky Oesman Widjaja
- Komisaris: Handhianto Suryo Kentjono, Ph.D.
- Komisaris Independen: Dr.-Ing. Evita Herawati Legowo
- Komisaris Independen: Dr. Robert Arthur Simanjuntak
- Komisaris Independen: Ir. F.X. Sutijastoto, M.A.
- Komisaris Independen: Dr. Hendrikus Passagi, S.Sos, S.H., M.H., M.Sc.
Direksi:
- Presiden Direktur: Lay Krisnan Cahya
- Wakil Presiden Direktur: Lokita Prasetya
- Wakil Presiden Direktur: Marlo Budiman
- Direktur: Hermawan Tarjono
- Direktur: Daniel Cahya
- Direktur: Alex Sutanto
- Direktur: David Fernando Audy
- Direktur: Mona Angelique Susanto
Related News
Pengendali Lepas Saham FAP Agri (FAPA) Rp38,55M, Porsi Jadi Segini
Emiten Boy Thohir & Jerry Ng (BFIN) Toreh Laba Q2 Rp828,97M Naik 8,75%
BEI Soroti Manuver Grup Djarum & Fasilitas Kredit Remala Abadi (DATA)
Harga Saham LFLO Jeblok, Tiga Bos Justru Serok di Harga Rendah Rp4,71M
FORU Rights Issue Rp27,1T, Ekuitas Rp23 Miliar Bakal Dikerek 1.178x?
Kementerian PKP Mediasi Sengketa ADCP dengan Konsumen, Ini Hasilnya





