Reformasi TOPIX, Bursa Efek Tokyo Pangkas Konstituen Jadi 900
:
0
Bursa Efek Tokyo (TSE) akan merilis versi terbaru indeks harga saham TOPIX pada Oktober 2026.(Foto: JPX)
EmitenNews.com - Bursa Efek Tokyo (TSE) akan merilis versi terbaru indeks harga saham TOPIX pada Oktober 2026. Langkah peluncuran indeks yang telah direvisi ini bertujuan untuk melahirkan tolok ukur pasar modal yang lebih efisien dan kompetitif di Jepang.
Melalui perombakan tersebut, jumlah perusahaan yang tercatat di dalam indeks TOPIX akan mengalami penyusutan signifikan. Indeks yang menjadi salah satu acuan utama bursa Jepang bersama Nikkei 225 ini diperkirakan memangkas anggotanya dari 1.600 perusahaan menjadi sekitar 900 perusahaan, lantaran versi lama memuat banyak emiten yang tidak diperdagangkan secara aktif.
Keputusan pemangkasan jumlah emiten tersebut direspons oleh pengamat pasar modal setempat terkait dampaknya terhadap nilai kapitalisasi pasar. "Perusahaan mulai lebih memperhatikan harga saham mereka dan bagaimana harga saham tersebut dievaluasi oleh pasar. Kami memperkirakan hal ini akan menghasilkan persaingan yang lebih ketat dan mengarah pada pasar yang lebih disiplin," kata Ahli dari NLI Research Institute Morishita Chizuru sebagaimana diberitakan NHK, Jumat (25/9).
Pihak NLI Research Institute menjelaskan bahwa perusahaan yang masuk dalam suatu indeks pasar modal berpeluang mengalami kenaikan harga saham akibat dorongan aksi beli dari dana investasi yang terikat dengan indeks tersebut. Sebaliknya, saham-saham emiten yang dikeluarkan dari keanggotaan indeks berisiko menghadapi tekanan jual tinggi yang membuat perusahaan rentan terhadap aksi pengambilalihan.
Langkah reformasi indeks bursa saham global seperti di Jepang ini menjadi perhatian para pelaku pasar dan investor di Indonesia. Kebijakan pemangkasan konstituen dilakukan untuk meningkatkan likuiditas perdagangan sekaligus mendorong transparansi tata kelola emiten di pasar modal.(*)
Related News
DPR-Pemerintah Sepakat Pangkas Subsidi Energi 2027 Rp11,4 Triliun
Ikon Mode Seibu Shibuya Tutup Usai 58 Tahun Beroperasi
Cermati Saham Ini Pekan Depan; ANTM, INCO hingga BBCA
Kemenkeu Obral SBR015, Imbal Hasil Tertinggi Dalam 6 Tahun!
Prabowo Bentuk Badan Baru Cegah Karhutla di Kawasan Gambut
Ini Top Losers Sepekan, SAFE hingga MNC Group, Cek!





