Reksa Dana Produk Henan Putihrai Lepas 4,03 Persen Saham Intraco Penta (INTA), Ada Apa?
:
0
EmitenNews.com - Perusahaan penyedia alat pertambangan PT Intraco Penta Tbk (INTA) menyampaikan telah terjadi perubahan kepemilikan saham di atas 5 persen berdasarkan data pemegang saham (DPS) perseroan.
Dalam keterangan tertulis INTA menjawab pertanyaan BEI, Selasa (19/10/2021) dijelakan DPS Perseroan tanggal 8 Oktober 2021, tercatat bahwa telah terjadi transaksi saham sebesar 134.628.800 saham atau 4,03% dari listed shares (3.343.935.022 saham) dilakukan oleh Reksa Dana HPAM Smart Beta Ekuitas, yang berdasarkan DPS Perseroan per 8 Oktober 2021 adalah selaku pemegang saham Perseroan sejumlah 150.478.050 saham dengan persentase saham Perseroan sebesar 4,50%.
"Perseroan tidak mengetahui detail transaksi tersebut, baik tujuan maupun harga transaksi atas saham tersebut, selain informasi yang kami peroleh dari BAE berdasarkan DPS Perseroan," kata Petrus Halim Direktur Utama INTA.
Adapun pada tanggal 7 Oktober 2021 kepemilikan Reksa Dana HPAM Smart Beta Ekuitas di INTA masih sebanyak 285.106.850 atau sebesar 8,53 persen. Dengan demikian HPAM Smart menjual sebanyak 134.619.800 lembar saham atau 4,03 persen.
Namun, dalam keterangan tersebut tidak dijelaskan pada harga berapa Reksa Dana HPAM Smart Beta Ekuitas milik Henan Putihrai Asset Manajemen itu menjual saham emiten yang sudah tercatat di BEI sejak 23 Agustus 1993 itu.
Sementara untuk harga saham INTA secara year to date (YTD) mengalami penurunan hingga 51 persen, dimana per awal tahun ini saham INTA masih di harga Rp200 per saham dan hingga penutupan kemarin sudah berada di harga Rp99 per saham.
Bahkan harga terendah untuk INTA sempat menyentuh level Rp78 per saham pada periode akhir Agustus hingga akhir September. Sementara untuk awal bulan Oktober terlihat saham INTA mulai menuju tren penguatan terbatas.
Related News
Kaji Buyback di Tengah Saham Undervalued, Begini Rencana BTN (BBTN)
RAJA Bagi Dividen Rp274,17 Miliar, Setuju Stock Split 1:5
RUPS Gudang Garam (GGRM) Setujui Pembagian Dividen Rp1,5 Triliun
Emiten Distribusi Kimia (KKES) Siap Lanjutkan Tren Pertumbuhan Q1-2026
Grup Djarum (DATA) Angkat Hartono Tanuwidjaja Jadi Komisaris
TBLA Ketok Dividen Tunai Rp360 Miliar, Investor Kantongi Segini





