RISE Tambah Proyek Baru dan Perkuat Manajemen untuk Ekspansi 2026
:
0
Voza Tower milik PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE)
EmitenNews.com - Emiten properti milik pengusaha Hermanto Tanoko yaitu PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) mempercepat ekspansi bisnis pada 2026 melalui peluncuran sejumlah proyek baru yang mencakup sektor perhotelan, residensial, hingga fasilitas komersial.
Salah satu proyek yang segera beroperasi adalah Vasa Suites Hotel di Surabaya yang dijadwalkan mulai beroperasi pada akhir kuartal I 2026. Selain itu, perseroan juga tengah mengembangkan proyek Solaris Villa di Bali dan Malang serta fasilitas driving range di kawasan Taman Dayu.
Presiden Direktur Budi Agusti mengatakan strategi ekspansi tersebut diarahkan untuk memperkuat struktur bisnis melalui kombinasi proyek residensial dan aset komersial guna meningkatkan kontribusi pendapatan berulang (recurring income).
“Perseroan terus mengembangkan portofolio bisnis yang lebih seimbang antara proyek residensial dan aset komersial agar struktur pendapatan menjadi lebih resilien dan berkelanjutan,” ujarnya.
Selain itu, RISE juga tengah menyiapkan peluncuran klaster hunian terbaru di kawasan Taman Dayu, Pandaan, Jawa Timur. Pengembangan tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem kawasan sekaligus meningkatkan nilai kawasan yang selama ini berkembang sebagai destinasi hunian dan wisata.
Seiring dengan percepatan ekspansi, perseroan juga melakukan penguatan struktur manajemen dengan menunjuk Samuel Bunjamin, Herman Bunjamin, dan Merry Lantani untuk memperkuat fungsi proyek, bisnis komersial hotel, serta properti dan pemasaran. Ketiganya akan diusulkan secara resmi sebagai anggota direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) mendatang.
Harga saham RISE terpantau merosot 11,2% hingga pukul 14:20 WIB hari ini. Dalam sebulan terakhir, harganya anjlok 41,33% dan 63,08% secara year to date.
Related News
DSSA Lepas 9,63 Miliar Saham Treasury Mulai 10 Agustus, Siap Tampung?
Harga Rights Issue AHAP Rp50, Anthoni Salim via ACA Serap Rp109,5M
VISI Lunasi Utang BCA Usai Raffi-Nagita Masuk, Liabilitas Turun 82%
ABMM Kebut Produksi Tambang Aceh, Laba Semester I Melonjak 42 Persen
APLN Agresif Pangkas Utang, Kinerja Semester I Ikut Melonjak
Pendapatan KIJA Susut 11 Persen, Recurring Income Malah Dominan





