EmitenNews.com - PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) hingga kuartal III - 2021 masih mengalami rugi bersih Rp441,72 miliar namun susut 74,81 persen dibandingkan periode sama tahun 2020 yang mencapai Rp1,751 triliun. Sehingga rugi per saham dasar jadi Rp1,21 dari Rp5,66 pada kuartal III-2020.

 

Dalam laporan keuangan emiten telekomunikasi grup Sinar Mas ini yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia(BEI), Jumat (12/11/2021) dijelaskan, penurunan kerugian tersebut karena pendapatan usaha tumbuh 11,62 persen menjadi Rp7,641 triliun yang disumbang dari pendapatan data sebesar Rp7,009 triliun dan non data senilai Rp207,21 miliar, serta jasa interkoneksi Rp141,06 miliar.

 

Selain itu, FREN dapat menekan beban usaha sedalam 3,3 persen menjadi Rp7,636 triliun. Rincinya, beban operasi, pemeliharaan dan jasa telekomunikasi Rp2,963 triliun. Ditambah penyusutan dan amortisasi Rp2,807 triliun.

 

Sehingga dapat membukukan laba usaha sebesar Rp5,12 miliar, membaik dibandingkan akhir September 2020 yang mencatatkan rugi usaha Rp1,053 triliun.

 

Sementara itu, aset tumbuh 7,88 persen  menjadi Rp41,73 triliun. Hal itu dipicu bengkaknya liabilitas sewa tidak sebesar 43,23 persen menjadi Rp9,372 triliun.

 

Sedangkan, kas bersih diperoleh aktivitas operasi mencapai Rp2,566 triliun, naik 107,8 persen dibandingkan kuartal III 2020 sebesar Rp1,23 triliun.