Blok Cepu memegang porsi nasional terbesar dalam produksi migas periode 2017-2021. Produksi minyak Blok Cepu ditargetkan berkontribusi 30 persen dari total produksi minyak nasional tahun ini. Investasi itu, dilakukan RAJA dengan membeli saham Participating Interest di Blok Cepu, sebelumnya milik asing (Daewoo Korea) melalui proses tender internasional.
Sejak berkecimpung industri energi, RAJA telah beberapa kali bermitra dengan perusahaan lokal maupun asing. Tahun 2015 RAJA bekerja sama dengan Itochu, salah satu perusahaan perdagangan terbesar Jepang di subholding RAJA bergerak bidang infrastruktur gas.
Kemudian pada 2017, RAJA bermitra dengan Tokyo Gas dan Development Bank of Japan di subholding RAJA bergerak bidang pengangkutan gas. Tokyo Gas merupakan salah satu perusahaan gas terbesar dunia asal Jepang (dengan penjualan saat ini sekitar USD17,6 miliar bergerak bidang penyedia utama gas alam kota-kota besar Jepang.
Pembangunan Proyek Pipa Rokan tahap pertama rencananya akan selesai kuartal ketiga 2021. Proyek Pipa Rokan ini diproyeksikan sudah bisa berkontribusi kepada RAJA tahun depan. Dalam hal pendanaan proyek pipa Rokan ini, RAJA memperoleh pinjaman bank dan menggunakan dana milik perseroan sebelumnya sudah dipersiapkan untuk belanja modal tahun ini. (Rizki)
Related News
ARB 3 Hari Beruntun, Bos DATA Justru Akumulasi Saham Rp2,04 Miliar
BMRI Sukses Jual Global Bond USD750 Juta di Tengah Tekanan Geopolitik
Investor Global Masuk, VanEck Borong 161,5 Juta Saham EMAS
Respons Cepat PGEO Usai Gempa Sulut, Operasional & Suplai Listrik Aman
TRIO Kebut Ekspansi Ritel, Buka Peluang Baru di Era AI
Laba Anjlok, Saham KJEN Drop 45 Persen





