RUPSLB Angkat Hengky Roy, Kini Hotel Sahid Jaya (SHID) Miliki Dua Direktur
:
0
Grand Sahid Jaya Hotel. dok. Sahidhotel..jpg
EmitenNews.com - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Hotel Sahid Jaya Tbk (SHID), Rabu (2/11/2022), mengangkat Hengky Roy sebagai direktur. Selama ini, perseroan hanya memiliki Direktur Utama yang dijabat oleh Hariyadi B. Sukamdani.
"Rapat dengan suara bulat memutuskan mengangkat Hengky Roy, sebagai Direktur Perseroan, terhitung sejak ditutupnya Rapat, dengan masa jabatan meneruskan sisa jabatan anggota Direksi yang digantinya," kata Hengky Roy, selaku Corporate Secretary SHID, dalam siaran pers, Kamis (3/11/2022).
Dengan demikian susunan anggota Direksi Perseroan menjadi sebagai berikut: Direktur Utama: Dr. Ir. Hariyadi B. Sukamdani, MM, Wakil Direktur Utama: masih lowong, Direktur: Hengky Roy, SE.
Menurut Hengky Roy, Rapat Umum Pemegang Saham memenuhi kuorum karena dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 1.062.367.768 saham atau 94,911% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan, sesuai Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Perundangan yang berlaku.
PT Hotel Sahid Jaya Tbk (SHID) menyampaikan hasil penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham yang dilaksanakan pada tanggal 05 Agustus 2022. RUPS dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 1.062.367.368 saham atau 94,91% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan.
Sebelumnya, 9 Agustus 2022, merujuk risalah RUPS Hotel Sahid (SHID) yang dimuat pada laman BEI, para pemegang saham menyetujui pengunduran diri Ratri Wakeling Sryantoro sebagai Wakil Direktur Utama perseroan. Hal itu sesuai surat pengunduran dirinya tertanggal 15 Februari 2022, dan efektif terhitung sejak ditutupnya Rapat tersebut.
Dengan demikian susunan anggota Direksi Perseroan hanya menyisakan Hariyadi Budisantoso Sukamdani seorang diri tanpa teman sejawat. Dalam risalah itu disebutkan bahwa dua posisi direktur dinyatakan lowong. ***
Related News
SMDR Tambah Jatah Dividen Tahun Buku 2025, Total Nyaris Rp200 Miliar
Transformasi Pengelolaan Human Capital SMGR Diganjar 3 Penghargaan Ini
Esa Medika (EMMI) Patok IPO Rp446-Rp515 per Saham, Cek Detailnya!
Emiten UMKM (MPIX) Akuisisi 60 Persen MCA Rp28,7 Miliar Untuk DigiPay
Emiten Tomy Winata (INPC) Nihil Dividen Hingga Angkat Dirut Baru
Laba Triliunan, PALM Cuma Sisihkan 2,7 Persen Laba Sebagai Dividen





