Rutin Bagi Dividen, DRMA Cetak Laba Melonjak 17,8% di Semester I 2026
:
0
Potret pabrik operasional PT Dharma Polimetal Tbk. (DRMA). Foto: DRMA
EmitenNews.com - Emiten TP Rachmat, PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) mencatat pertumbuhan pendapatan 13,8 persen pada semester I 2026. Tercatat, DRMA meraup penjualan Rp3,16 triliun meningkat dari periode sebelumnya Rp2,77 triliun.
Alhasil, laba bersih DRMA melonjak 17,8 persen dari Rp240,17 miliar ke Rp282,99 miliar.
Capaian itu ditopang oleh efisiensi beban keuangan menjadi Rp10,63 miliar dari sebelumnya Rp16,58 miliar, atau sekitar 35,9 persen. Karenanya, laba per saham pun ikut naik dari Rp51 per saham menjadi Rp60 per helainya, atau meningkat sekitar 17,6 persen.
Menilik neraca, total aset DRMA juga tumbuh 3,27 persen dari Rp4,29 triliun per akhir tahun 2025 menjadi Rp4,43 triliun pada semester I 2026. Terdiri dari aset lancar sebesar Rp2,19 triliun dan aset tidak lancar sebesar Rp2,24 triliun.
Adapun liabilitas tercatat Rp1,54 triliun naik dari sebelumnya Rp1,35 triliun, sedangkan ekuitas tercatat menurun Rp2,88 triliun dari Rp2,93 triliun.
Arus kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi tercatat sebesar Rp308,18 miliar hingga 30 Juni 2026, sedikit turun 13,10 persen dari periode tahun sebelumnya sebesar Rp354,64 miliar.
Meski begitu, sisi penerimaan kas dari pelanggan yang naik 12,72 persen menjadi Rp3,19 triliun, dari sebelumnya Rp2,83 triliun. Namun, kenaikan volume usaha juga diikuti oleh membengkaknya pembayaran kepada pemasok dan karyawan, serta meningkatnya pembayaran pajak penghasilan badan menjadi Rp106,12 miliar dari Rp82,72 miliar pada semester I 2025.
Di sisi investasi, DRMA membukukan arus kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp102,24 miliar, meningkat tipis 1,89 persen dibandingkan defisit Rp100,34 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Di mana sebagian besar dana yang digelontorkan untuk capex atau belanja modal.
Tercatat perolehan aset tetap senilai Rp88,33 miliar naik 21,08 persen dibandingkan periode lalu sebesar Rp72,95 miliar. DRMA juga menggelontorkan uang muka pembelian aset tetap sebesar Rp34,31 miliar.
Di sisi lain, DRMA tetap memperoleh penerimaan dividen dari entitas asosiasi sebesar Rp19,60 miliar, sama dengan periode tahun sebelumnya.
Related News
IHSG Sesi I Nyaris Balik ke 6.100, Sempat Terseok 1,65% ke 6.029
WIFI via WEAVE Jadi Salah Satu Swasta RI Pertama Rilis Samurai Bond
Sudahi Semester I, Laba Emiten Prajogo (CDIA) Anjlok 74,52 Persen
3 dari 4 Saham Ini Kena Guyur UMA BEI!
Kinerja CGAS Ngegas, Laba Bersih Melonjak 6 Kali Lipat di Semester I
TPIA Gaet Raksasa Energi Singapura Kucurkan Investasi ke Aster Power





