EmitenNews.com - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Jago Tbk (ARTO) mengesahkan perubahan struktur kepemimpinan, pada hari ini Kamis (25/5/2023). Arief Harris Tandjung mendapatkan mandat RUPS menjadi Direktur Utama, melanjutkan tugas Kharim Siregar yang telah selesai masa jabatannya.
RUPS menyatakan Arief Harris akan menjabat sebagai Direktur Utama Bank Jago, efektif terhitung sejak RUPS dan setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Arief merupakan bankir senior yang belasan tahun bekerja bersama dengan Kharim Siregar. Seluk beluk Bank Jago telah Arief ketahui secara mendalam, karena merupakan salah satu jajaran pendiri. Ia selama ini juga terkenal sebagai “juru bicara” bank Jago ke para investor dan pelaku pasar lainnya.
Sebelum membangun Bank Jago, Arief Harris Tandjung ikut membesarkan PT Bank BTPN Tbk. Total aset BTPN melesat 10 kali lipat hanya dalam periode 10 tahun. Pada 2008 lalu, BTPN hanyalah sebuah bank kecil dengan aset sekitar Rp10,6 triliun namun menjadi bank beraset Rp101,9 triliun pada 2018.
Sebelum di BTPN, Arief tercatat sebagai Vice President Corporate Performance Management di Bank Permata. Arief juga sempat berlabuh di Standard Chartered Bank sebagai Senior Manager dan Head of Consumer Banking Business, juga di Bank Danamon sebagai Executive Vice President dan Head of SME Banking Business.
Related News
2 Entitas Ini Kurangi Kepemilikan Saham MAYA, Cek Tujuan Transaksinya
Investasi Langsung, Direktur Central Omega (DKFT) Ini Tambah Saham
JClass Jababeka Rangkul 8 SMK di Bekasi, Perkuat Kesiapan Kerja Siswa
Emiten CO2 Cair Ini Siapkan Dua Opsi Penuhi Free Float 15 Persen
Presdir Kena OTT KPK, Pihak SMRA Ungkap Fakta Ini
Gagal Bayar PT Pos Indonesia Diganjar Penurunan Peringkat oleh Fitch





